Terdakwa Mitha saat mendengarkan vonis Majelis Hakim, di Pengadilan Negeri Manado.

Dua Bos Net-In Divonis 5 Tahun Penjara

Manado, MS 

 

Sekian lama 'mengambang', nasib dua bos Net-In, Focksi Rapar dan Syalomitha Rapar akhirnya ditentukan. Sanksi hukum dijatuhkan. 

 

Dalam sidang agenda putusan, Jumat (16/6), Majelis Hakim yang diketuai Vincentius Banar menyatakan kedua terdakwa bersalah dan resmi dijadikan sebagai terpidana.

 

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua terdakwa divonis 5 tahun penjara, beserta denda Rp10 miliar, subsidair 3  bulan," tandas Banar. 

 

Putusan Majelis Hakim itu, direspon pihak Penasehat Hukum terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan kata 'pikir-pikir'. Dalam hal ini, kedua pihak tak lantas menerima begitu saja vonis tersebut.

 

Diketahui, pada sidang sebelumnya, Focksi dan Mitha telah dituntut JPU Rudy Kayadoe, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. Keduanya, dijerat hukum karena nekad melakukan perbuatan melanggar hukum sebagaimana tertuang dalam pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas UU No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Perbuatan keduanya terkuak ketika pihak Polresta Manado melakukan penggrebekan di Ruko Mega Smart 3, Kawasan Megamas Manado. 

 

Menurut dakwaan JPU, perbuatan keduanya telah berlangsung sejak Juni 2015 hingga 28 Agustus 2015.

 

Adapun kejahatan yang dilakukan, yakni menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin usaha dari pimpinan Bank Indonesia. Dengan cara merekrut masyarakat yang kemudian disebut patner dan investor. (rhendi umar)

Banner Media Sulut

Komentar