Kantor Kejari Manado.(Ist)


Dugaan Korupsi Bansos, Pengurus Koperasi MB Kans Tersangka

Manado, MS

Nyali Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, kembali diuji. Pengusutan dugaaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian tahun 2015 berbandrol Rp900 juta yang dikucurkan kepada Koperasi Makmur Berhikmat (MB), masih misteri.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Budi Panjaitan melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Melly Suranta Ginting mengaku, dugaan korupsi dana Bansos Kementerian untuk pembangunan los dan kios/ruko di Pasar Karombasan, telah masuk tahap penyidikan.

Kata dia, penetapan tersangka akan segera ditempuh, setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Utara (Sulut) menuntaskan proses audit kerugian negara.

Terkait indikasi korupsi yang menonjol dalam kasus tersebut, sebut Ginting, pada satu item yakni pembangunan tidak tuntas. “Pembangunan harusnya dua los, tetapi dibuat satu los. Itu pun tidak tuntas. Begitu juga dengan pembangunan ruko yang seharusnya 20, namun hanya 8 yang jadi,” jelas Jaksa sarat prestasi ini, Selasa (25/7).

Ia juga membeber jika calon tersangka pada proyek yang dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2015 ini, berpeluang lebih dari satu. “Ada beberapa pengurus akan kita jadikan tersangka, tapi kita masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP. Mohon masyarakat bersabar,” kunci Ginting.(rhendi umar)

Komentar

Populer hari ini

Sponsors