Flora Kalalo

Duo Gorela Terobos Bursa Calon Pilrek Unsrat

Manado, MS

Tensi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus meninggi sejak bursa calon dibuka 1 Februari silam. Teranyar, persaingan makin memanas saat dua Srikandi Unsrat, masing-masing mantan Dekan Fakultas Hukum (FH) Prof Dr Telly Sumbu SH MH dan Dekan FH Dr Flora Kalalo SH MH resmi mendaftar, Rabu (7/2) kemarin.

Dua bakal calon bersama tim pendukungnya, diterima Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor, Prof DR Ir Siegfried Berhimpon MS MAppSc.

Nada optimis pun dilontar dua kandidat. Kepada wartawan, Kalalo mengatakan bahwa keputusannya masuk di bursa Pilrek Unsrat adalah bentuk panggilan untuk menjadikan Unsrat semakin baik. Terutama dalam mewujudkan layanan optimal melalui Badan Layanan Umum (BLU).

“Ini yang menjadi komitmen saya untuk meningkatkan layanan dengan menerapkan BLU,” ungkapnya sembari merinci berbagai manfaat yang didapatkan ketika BLU benar-benar direalisasikan.

“Dampak positifnya, dengan BLU layanan di Unsrat akan semkin fleksibel, mandiri dan bertanggung jawab. Bahkan akan berpengaruh pada peningkatan sumber daya manusia, pendapatan, lebih mandiri dengan tetap mengacu pada aturan,” ujarnya lagi.

Lebih jauh, satu hal yang ingin dicapai Kalalo saat menjabat rektor nanti adalah menerapkan hukum kasih. Pertimbangannya, sebaik apapun dari program yang digulir maka tidak ada artinya tanpa dibarengi dengan hukum kasih.

“Hukum kasih itu ada dalam falsafah dari pendahulu kita, Dr Sam Ratulangi, yang kita kenal dengan Si Tou Timou Tumou Tou. Yakni bagaimana kita hidup untuk menghidupkan orang lain. Dengan demikian, fokus kita bukan melihat mahasiwa sebagai objek, tetapi bagaimana menikmati fasilitas. Jadi jangan cuma UKT (Uang Kuliah Tunggal-red) saja tapi sarpras tidak mendukung," bebernya dengan penuh optimistis.

Senada dikatakan Sumbu saat diwawancarai wartawan secara terpisah. Sebagai guru besar, dirinya berkeinginan untuk menata Unsrat, baik dari sisi kelangsungan akademik dan keuangan Unsrat serta mewujudkan program studi meraih akreditasi A.

“Apa yang baik yang dilakukan oleh kepemimpinan saat ini akan dilanjutkan. Sementara saya sendiri, punya sasaran kerja, yaitu menata pengelolaan keuangan sesuai aturan yang berlaku. Terutama mengantisipasi Tuntutan Ganti Rugi yang sempat menyeruak. Inilah yang menjadi komitmen saya,” ujar istri mantan Rektor Unsrat Prof Dr Donald Rumokoy ini.

Selain keduanya, Prof Dr Ir Dody Sumajow MEng dan Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Tekni Dr Ir Judy O Waani ST MT, juga sudah mendaftar. “Panitia masih membuka kesempatan mendaftar sampai tanggal 9. Kemudian akan dilanjutkan ke tahapan penjaringan, penyaringan hingga pemilihan,” kata Berhimpon.

Diketahui, persyaratan menjadl Bakal Calon Rektor Universitas Sam Ratulangi periode 2018 – 2022 sesuai Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No 19 Tahun 2017 den Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Raktor Unsrat Periode 2018-2022. (sonny dinar)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.