Gakumdu Tambah Tersangka LO JaDi-Jo

Lolak, MS

Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan warga pada dokumen B.1-KWK, seret tersangka baru. Kini, telah tiga tersangka yang masuk pusaran kasus Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kotamobagu itu.

Dugaan pemalsuan tanda tangan, dilakukan Liasion Officer (LO) pasangan independen, Jainuddin Damopolii dan Suharjo Makalalag (JaDi-Jo).

Salah satu LO pasangan JaDi-Jo di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, berinisial NN telah ditetapkan menjadi tersangka. Saat ini penyidik di sentra Gakumdu sedang memeriksa tersangka dan saksi di kantor Panwaslu Kotamobagu. “Laporan dari warga Moyag terkait dengan dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan LO di desa tersebut sudah ditetapkan tersangkanya,” kata Ketua Panwaslu Kotamobagu, Musly Mokoginta.

Ketika ditanya apakah tersangka akan langsung ditahan seperti dua tersangka sebelumnya, Musly enggan berkomentar lebih. “Kita lihat saja nanti,” singkatnya.

Musly menjelaskan, laporan warga yang masuk ke Panwaslu semuanya diproses. “Asalkan dengan catatan, harus bawa bukti lengkap saat mendaftar, agar kita bisa proses. Kalau tidak ada bukti bagaimana memprosesnya,” tegasya.

Sementara itu, Kepala Satreskrim Polres Bolmong, AKP Hanny Lukas, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya penambahan tersangka baru. "Sampai saat ini sudah tiga yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan tanda tangan warga untuk mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota," tandas Hanny.(endar yahya)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.