DIOPTIMALKAN. Potensi Batu Pinagut di Desa Boroko Kecamatan Kaidipang terus dioptimalkan. (foto:nanangkasim)


Gali Potensi Desa Lewat Wisata

Kaidipang, MS

Tidak dapat dipungkiri hampir seluruh desa yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) memiliki potensi yang mampu dikelola. Salah satunya adalah potensi wisata. Olehnya itu Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengembangkan potensi wisata yang ada di masing-masing desa. Sebab, dengan peningkatan potensi wisata tersebut, akan bisa meningkatkan perekonomian dan mengangkat adat istiadat serta tradisi yang ada di desa tersebut.

Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh wakil ketua Dekab Bolmut Arman Lumoto. menurutnya pihaknya sangat mendukung pengembangan desa wisata yang ada di daerah karena nantinya akan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di desa.

“Pada prinsipnya dukungan Dekab Bolmut dalam pengembangan desa wisata tentunya melalui penganggaran, baik anggaran infrastruktur menuju desa wisata atau dukungan anggaran untuk peningkatan sumber daya manusia pengelola desa wisata,” ujar Lumoto. 

Dia menjelaskan, jika setiap tahunnya Pemkab Bolmut dapat memprogramkan kegiatan wisata yang sifatnya berskala nasional, dan nantinya output dari kegiatan tersebut tidak hanya bersifat sementara.

“Jangan hanya sekedar ikut-ikutan dengan daerah wisata lain. Peran serta Kepala desa dan warga setempat harus saling bersinergi agar memberikan pelayanan terbaik kepada Wisatawan yang datang, sambutlah dengan sopan. Jika menjual oleh-oleh khas desa misalnya, juga jangan ditekan dengan menaikkan harga semaunya,” kata Lumoto. 

Tidak hanya melalui anggaran yang ada di Pemkab Bolmut, namun juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap agar kiranya dengan besarnya Dana Desa (Dandes) yang diterima oleh desa saat ini kiranya dapat mengalokasikan untuk penataan wisata.

“Ada beberapa desa yang sekiranya dapat mengelola potensi wisata yang ada, ini pun kiranya anggaran bisa diambil dari Dandes,” tutup Lumoto. (Nanang Kasim)

Komentar