Hamdan Datunsolang dan Murianto Babay - Karel Bangko, Depri Pontoh, Suriansyah Korompot.

HD-MURI ‘JEGAL’ JAGOAN PARPOL

Kaidipang, MS

Peta kekuatan arena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bergerak. Kejutan pasangan Hamdan Datunsolang dan Murianto Babay (HD-Muri) yang coba naik panggung lewat jalur independen, mampu memantik gejolak temperatur politik. Ancaman pun ditebar ke arah para jagoan partai politik (parpol) yang masih bertarung berebut tiket.

Nada optimis didendangkan HD-Muri usai resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolmut, Rabu (29/11) pekan lalu.

"Kami sudah satu tahap untuk mengikuti Pilkada Bolmut 2018, yakni telah menyerahkan KTP (kartu tanda penduduk) dukungan untuk calon perseorangan. Kami optimistis KTP dukungan yang kami serahkan ke KPU cukup dan tidak ada masalah," ujar HD yang juga mantan bupati Bolmut periode 2008-2013 ini.

Fotokopi KTP dukungan yang diserahkan ke KPU Bolmut murni diberikan masyarakat dan diantarkan langsung ke posko HD-Muri. Dasar itu sehingga kubu HD menjamin tidak akan bermasalah ketika diverifikasi KPU di lapangan.

"Kami berharap kedatangan kami yang pertama ke KPU Bolmut, dan tidak ada kedatangan kedua dan ketiga untuk perbaikan. Kami ingin datang kembali ke KPU nanti memenuhi undangan KPU untuk menerima rekomendasi mendaftar bersama pasangan calon dari partai politik," tambahnya.

Keberanian HD-Muri memilih jalur perseorangan ini menjadi goresan penting dari Pilkada Bolmut 2018 mendatang. Jika mereka mampu menjadi kampium dari arena pilkada nanti maka kedua pasangan ini mencatatkan dirinya pada sejarah demokrasi Bolmut.

Pendapat itu dilontarkan pengamat politik Bolmut, Gandi Goma. Menurutnya bukan tidak mungkin bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan akan memenangkan Pilkada Bolmut nanti.

“Jika memang HD-Muri bisa mencuri perhatian masyarakat, maka ini akan menjadi sejarah baru. Bolmut akan dipimpin oleh pasangan yang berasal dari jalur perseorangan. Namun demikian perjuangan itu tentunya tidak gampang,” tandas Goma.

Goma menilai, kehadiran HD-Muri di jalur independen pada Pilkada Bolmut akan membuat para Balon parpol harus bekerja ekstra keras.  Kefiguran HD masih terlalu sakti. Ini jadi dasar pendapatnya.

“Inilah ujian berat dari partai politik. Ketika lengah maka peluang jalur independen akan terbuka lebar. Apalagi HD yang nota bene adalah mantan bupati Bolmut periode 2008-2013, mungkin saja para pendukung militannya pada pilkada 2013 masih setiap berada di garda terdepan untuk memenangkannya,” ulas Goma.

 

KB SOLID DIDUKUNG GOLKAR

Karel Bangko (KB) berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) yang sama dengan HD. Kecamatan Bintauna dan Sangkub. Namun fakta itu tak membuat KB ciut. Dukungan kuat Beringin Bolmut dipastikan akan menjadi mesin mematikan bagi setiap lawan yang akan dihadapi nanti, termasuk HD.

Jauh sebelum digaungkannya Pilkada Bolmut, Partai Golkar yang saat ini menjadi pemegang kendali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut tetap solid mendukung dan menegaskan siap memenangkan KB. Bahkan di mata pengamat, kini kerja-kerja partai berlambang pohon beringin ini terus memperlihatkan kekuatannya di seluruh pelosok Bumi Mania (Bolmut,red).

Ketua Bidang Pemenangan DPD II Partai Golkar Bolmut, Saiful Ambarak menegaskan, sebagai kader PG wajib hukumnya mendukung Ketua DPD II PG Bolmut sebagai calon bupati pada Pilkada nanti.

“Semua kader Golkar yang ada di Bolmut, mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten, wajib mendukung dan memenangkan kader partai,” sebut Ambarak.

Dikatakannya, saat ini KB menuai dukungan mulai dari Kecamatan Sangkup sampai Pinogaluman. Bahkan hasil survei memperlihatkan, KB masih diunggulkan maju bertarung di panggung perebutan singgasana tertinggi di Bolmut. “Seluruh kader harus solid dalam memenangkan kader partai pada pilkada nanti,” tegasnya lagi.

Rasa optimis dari para kader PG Bolmut ini bukan tanpa alasan. Selain telah meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya selama 3 periode memimpin DPRD Bolmut, KB pun dianggap paling siap dan dikenal sebagai pejuang keras. Tidak hanya memperjuangkan nasib rakyat, Ketua DPD II PG Bolmut itu juga ‘keras’ pada perhelatan politik seperti Pilkada.

“Ketokohan KB di daerah ini tidak dapat dipungkiri. Beliau telah bekerja membangun dan mendedikasikan hidupnya untuk daerah ini sehingga dengan demikian peluang KB untuk memenangkan pilkada nanti terbuka lebar. Ditambah lagi dengan adanya kader militan PG Bolmut dari tahun ke tahun semakin tidak dapat disaingi. Hal ini dibuktikan dengan fakta keberadaan PG Bolmut di gedung DPRD Bolmut,” papar Yambah Pontoh, salah satu pengamat politik Bolmut.

 

KOALISI PPP-PDIP DIUJI

Langkah pasti diderap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Koalisi ini telah resmi mengusung Depri Pontoh (DP). Namun, siapa pendamping petahana itu hingga kini belum juga dibeberkan ke publik.

DP sendiri tetap optimis bakal memenangkan pertarungan. Walaupun saat ini persaingan di Dapil 2 yang merupakan basis dari DP, terganggu oleh kehadiran Murianto Babay (Muri) yang maju berpasangan dengan HD melalui jalur independen.

Tidak hanya satu Dapil, kedua figur (DP dan Muri,red) masih diikat dengan tali kekeluargaan yang sangat dekat.

“Ini akan menjadi ancaman sendiri bagi petahana (DP, red). Basis dimana dirinya dapat dipastikan akan mendapatkan suara yang lebih namun akan mendapatkan tantangan yang berat dari Muri. Tidak hanya itu, dukungan dari pihak keluarga pun akan terbagi dua,” nilai pengamat politik, Gandi Goma.

Sementara itu, kepal diangkat Ketua Dewan Pertimbangan PPP Bolmut, Salim bin Abdullah. Ditegaskan, siapapun berhak mencalonkan dirinya pada perheltan Pilkada Bolmut namun demikian Abdullah sangat optimis jika DP tetap di atas angin. Menurutnya, saat ini tim pemenangan terus bekerja untuk memenangkan DP sehingga mampu bekerja kembali pada periode kedua untuk melayani masyarakat Bolmut.

“Kami santai-santai tapi bekerja dengan penuh semangat. Tidak mendahului ketentuan Tuhan Yang Maha Esa, DP yang akan memimpin Bolmut periode 2018-2023 nanti,” tambahnya dengan nada penuh semangat.

Ditanya soal strategi yang akan dilakukan, Ami Un sapaan akrabnya, belum mau membeber langkah-langkah yang akan ditempuh oleh PPP. Namun demikian dapat dipastikan jika strategi yang akan dimainkan akan berbeda dengan langkah PPP pada perhelatan Pilkada Bolmut 2013 kemarin.

“Jelas akan berbeda strategi yang akan diambil oleh PPP pada Pilkada 2013 dan 2018 nanti,” tutupnya.

 

SK TEBAR ANCAMAN

Gerak manuver sedang dimainkan Suriansyah Korompot (SK). Pertarungan masih berkutat dengan rekomendasi partai. Namun optimisme masih tetap digenggamnya.

SK yang akan berpasangan dengan Suphan Hasan (SH), dipastikan akan menjadi ancaman tersendiri bagi para kontestan Pilkada Bolmut lainnya.

Dilihat dari pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada dua dekade sebelumnya dan pada Pilkada 2013 silam, SK masih mengungguli pesaing-pesaing lainnya. Apalagi saat ini dirinya akan maju bersaing memperebutkan tahta tertinggi di Bumi Mania dengan dukungan parpol. 

”Kami sudah memutuskan untuk maju jalur parpol,” tegas SK.

Dirinya juga menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat, dari Kecamatan Sangkub sampai Pinogaluman yang telah memberikan dukungan untuknya.

“Dengan dukungan masyarakat yang sangat banyak sehingga parpol ingin mengusung SK-SH di Pilkada Bolmut,” aku SK.

Mencermati majunya SK-SH pada perhelatan Pilkada 2018 mendatang, pengamat politik Gandi Goma berpendapat, kedua pasangan ini menjadi pesaing berat bagi siapa saja yang akan maju pada Pilkada Bolmut. Alasannya, SK-SH sangat populis dan mewakili dua kecamatan yang mewakili suara terbanyak di Kabupaten Bolmut.

“Suriansyah merupakan figur yang penuh kharisma dan menguasai Kecamatan Kaidipang yang nota bene merupakan ibukota kabupaten, dan ini terbukti pada pemilihan legislatif maupun Pilkada Bolmut 2013 silam. Tidak hanya itu, kefiguran Suriansyah saat ini hampir merata di setiap kecamatan yang ada di daerah ini,” pungkas Goma.

Sementara itu, keberadaan Suphan Hasan yang dilamar oleh Suriansyah menjadi balon wakil bupati pun tidak kalah bersaing. Tokoh sentral Kecamatan Sangkub dan Bintauna ini mampu mengumpulkan suara-suara dari kedua kecamatan tersebut.

“Hal ini dibuktikan dengan keberadaan Suphan di DPRD Bolmut selama dua periode sehingga itu dapat disimpulkan kedua pasangan ini mempunyai masa ril yang militan,” tambahnya.

Selain karena faktor wilayah, Goma tidak menampik jika kedua figur ini masih menjadi favorit para pemilih pemula. “Di antara balon yang saat ini diperbincangkan oleh masyarakat, baik SK maupun SH merupakan figur muda yang kharismatik. Ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi para pemilih pemula yang angkanya mencapai 25 persen dari total wajib pilih yang ada di Bolmut,” tukas Goma. (nanang kasim)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado