Jenner Rumerung.

Insiden Pemukulan Warnai Penerimaan Siswa SMKN 3 Manado


Manado, MS

Pemandangan tidak menarik tersaji di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Manado, Senin (19/6) kemarin pagi. Insiden pemukulan terjadi di pintu gerbang masuk sekolah ketika sedang proses penerimaan siswa baru berlangsung.

 

Akibatnya seorang calon siswa yang hendak mendaftarkan di sekolah tersebut mengalami cedera hingga berdarah pada telinganya. Itu karena dipukul remaja sebayanya yang juga diketahui sama-sama sedang mendaftarkan diri.

 

Ketika diusut, ternyata kejadian yang memalukan ini terjadi karena dendam pribadi. "Dorang (pelaku) so baku simpan sejak dari kawasan Megamas (dia sudah menyimpan dendam sejak dari kawasan Megamas)," ungkap teman korban kepada Media Sulut yang enggan namanya dikorankan.

 

Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3 Manado, Jenner Rumerung mengatakan, insiden pemukulan di lingkungan sekolahnya tidak akan ditolerir. Menurutnya, akan ada tindakan tegas. Selain melapor ke pihak berwajib, khusus pelaku pemukulan akan dipertimbangkan untuk bisa diterima di sekolahnya.

 

"Namanya (pelaku) sudah ada pada kami. Mereka belum siswa kami, masih sedang mendaftar di sekolah ini. Namun karena ini terjadi di lingkungan sekolah kami, kita akan pertimbangkan kembali untuk bisa meluluskan jika pelaku memang benar hendak mendaftarkan diri pada sekolah kami," ujar Rumerung dan menambahkan sudah membawa korban untuk melapor di Polsek Tikala.

 

Sayangnya, di saat proses penerimaan siswa sedang berlangsung, Ketua Panitia penerimaan siswa baru Tiny Kondoj, selaku penanggung jawab kegiatan tidak berada ditempat. "Ibu tidak ada, sedang keluar. Sudah buru-buru keluar tadi," ucap singkat seorang staf. (sonny dinar)

 

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado