Kepala Inspektoratda Meike Mamahit

INSPEKTORATDA SIAPKAN PEMERIKSAAN DD/ADD 2017

Mamahit: Ini Adalah Pemeriksaan Reguler

 

Tutuyan,MS

Penyaluran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 di sejumlah daerah termasuk di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ternyata tetap mendapat perhatian serius dari internal maupun eksternal institusi yang berharap agar dana tersebut untuk kepentingan banyak orang. Pelak saja, penyaluran dana DD dan ADD yang sudah tersalur di setiap desa, kini secara internal melalui Inspektorat Daerah (Inspektoratda) Boltim siap melakukan pemeriksaan terhadap penyerapan anggaran yang mencapai 1 miliar per desa tersebut.

Bupati Boltim Sehan Landjar melalui Kepala Inspektoratda Meike Mamahit mengatakan, pemeriksaan reguler atas pemanfaatan DD maupun ADD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim dalam waktu dekat ini bakal segera dilaksanakan.

"Pemeriksaan regular atas pemanfaatan DD maupun ADD bakal segerah dilaksanakan, kalu tidak akhir bulan ini,

maka paling lambat awal bulan depan akan segera dilaksanakan,” jelas

Mamahit kepada Media Sulut Senin (28/8) kemarin.

Terkait adanya recana pemeriksaan regular yang akan dilaksanakan oleh

Inspektoratda, Mamahit menghimbau kepada seluruh Sangadi se Boltim

untuk dapat menyiapkan Surat Pertanggung Jawaban (SPj) atas

pemanfaatan DD maupun ADD tahap pertama.

”Kami menghimbau kepada seluruh sangadi untuk dapat menyiapkan SPj yang diperlukan dalam

pemeriksaan nanti,” jelasnya berharap.

Harapan itu disampaikan karena karena untuk pencairan tahap kedua

dasarnya adalah hasil pemeriksaan menyangkut pemanfaatan tahap

pertama, sehingga diharapkan agar hal ini menjadi perhatian khusus

dari para sangadi.

”Tahap kedua bisa dicairkan apabila pemerksaan pemanfaatan tahap pertama sudah dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu menurut Ketua Laskar Anti Korupsi (Laki) Cabang Boltim Ismail Mokodompit bahwa dalam menghadapi pemeriksaan regular atas pemanfaatan tahap pertama,

diharapkan kepada instansi tekhnis terkait dalam hal ini Badan

Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) agar kiranya dapat

melakukan evaluasi atas pemanfaatan DD maupun ADD sebelum proses

pemeriksaan regular itu dilaksanakan. Harapan tersebut sebagaimana disampaikan oleh

”Kami meminta, sebelum adanya pemeriksaan regular oleh Inspektoratda, pihak BPMPD terlebih

dahulu dapat melakukan evaluasi menyangkut pemanfaatan tahap pertama, agar ketika dalam proses pemeriksaan nanti semua SPj yang diperlukan dapat dipersiapkan termasuk menyangkut anggaran yang digunakan dalam

proses Study Banding (Stuban) dan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) ke Jakarta dan Yogjakarta yang diketahui telah menggunakan ADD yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah," ujarnya.

Indikasi tersebut lanjutnya, nampak ketika diketahui bahwa jumlah aparat desa

yang telah mengikuti Bimtek dan Stuban sebanyak kurang lebih 147

orang, dan setiap orang diduga telah menyetor uang perjalanan dinas

sebesar kurang lebih 10,5 juta rupiah, sehingga total uang perjalanan

dinas yang digunakan dalam Stuban dan Bimtek kurang lebih 1,5 miliar

yang bersumber dari ADD.

"Dengan harapan semoga SPj atas pelaksanaan Stuban dan Bimtek tersebut dapat disiapkan dengan baik, karena uang

perjalanan dinas tersebut akan dipertanggungjawabkan," ujarnya.(Pusran Beeg)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.