Isi koper yang diduga bom setelah disterilkan Tim Gegana Polda Brimob Sulut.(Foto.Ist)

Isu Bom Gegerkan Manado

WARGA Sulawesi Utara (Sulut) gempar. Isu adanya bom di ruas jalan Piere Tendean (Boulevard) Manado, Rabu (16/5) sekira pukul 18.00 Wita, jadi pemicu. Kepanikan warga meninggi setelah mengetahui keberadaan koper berwarna hitam yang diletakkan di trotoar samping Pos Polisi Bahu Mall.

Untuk memastikan isi dalam koper mencurigakan itu, anggota dari Tim Gegana Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah  (Polda) Sulut, diterjunkan. Tiba di lokasi, Tim Gegana yang terpantau menggunakan seragam anti bom, langsung melakukan pemeriksaan. Namun, hasilnya isi koper tersebut dipastikan bukan peledak.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ihwalnya, kata dia, merujuk laporan masyarakat kepada petugas, soal adanya penemuan koper misterius. Selanjutnya, dilakukan pengecekan oleh petugas, namun pemilik tidak ditemukan. Akhirnya, petugas melaporkan secara hirarki kepada Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado. "Pak Kapolresta langsung ke TKP (tempat kejadian perkara). Mengecek kondisi, dari situasi tersebut akhirnya dilaporkan kepada Pak Kapolda. Dan intruksi tersebut langsung diarahkan kepada Kasat Brimob yang melakukan pergerakan dan pengembangan di TKP dengan menurunkan Tim Gegana," jelas Tompo di Mapolda Sulut.

Lanjut dia, sekitar jam 20.00 Wita, Tim Gegana turun ke lokasi dan melakukan disposal atau penceraian barang yang dicurigai berupa bom. Setelah disposal, ternyata isi dalam koper tersebut adalah pakaian wanita, obat-obatan, beras setengah kilo, peralatan kosmetik wanita, 4 sachet kopi ABC Moka, dua botol aqua kosong dan satu berisi air berwarna kuning, chars merek handphone OPPO.  "Jadi dipastikan isi dalam tas tersebut bukanlah bom," tegas Tompo.

Dia pun meminta maaf kepada masyarakat karena sempat membuat kondisi jalan macet. "Kami memohon maaf soal kondisi macet, namun prosedur harus dilakukan, karena apabila melihat hal yang mencurigakan standar prosedur tersebut harus dilakukan," terangnya.

Perwira menengah sarat prestasi ini menambahkan, pihaknya tengah mencari siapa pelakunya dengan melakukan tahap pengembangan.(tr-02)

                                 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.