Jabes-Helmut Disambut Penobatan Raja Monara Tuntu Mehebing Datu

Pemerintah Gelar Pesta Rakyat Usai Pelantikan

 

Laporan: Rindu Makikui

Bupati Sangihe Jabes Gaghana SE dan Wakil Bupati Helmut Hontong, disambut bak raja oleh warganya. Ribuan masyarakat mengeluk-elukkan Jabes dan Helmut, setelah secara resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sangihe, oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, pada Senin (22/5) lalu. Keduanya disambut dengan penobatan Raja Monara Tundu Mehebing Datu, pada Rabu (24/5).

 

Upacara adat ini dilaksanakan oleh Pemkab Sangihe, bekerjasama dengan Badan Adat Sangihe. Kegiatan yang biasanya dilakukan untuk menyambut pejabat besar ini, dipusatkan di rumah dinas Bupati Sangihe.  Tepat pukul 17.00 Wita, Bupati dan Wabup Sangihe yang baru, dan isteri masing-masing yakni, Dra Ririswati Gaghama Katamsi dan Rahel Hontong Sasamu, tiba di depan pintu masuk utama. Kedua pasangan ini disambut dengan Menensomahe Buntuang Datu (ucapan selamat datang), berupa tarian Upase, Gunde, dan Alabadiri. Usai Menensomahe Buntunag Datu, dilanjutkan dengan Mendangeng Buntuang Ratu (mempersilahkan Bupati dan Wabup bersama rombongan masuk ke tempat upacara).

Hingga pada tahap ini, upacara terasa sangat khusyuk. Beberapa agenda adat di antaranya Mendangeng Tamong Banua, sampai dengan Penanahutengade Tuhu Tundung Tampunganglawo (pengukuhan secara adat  sekaligus penyerahan Tongkat dan Pedang Adat kepada Bupati dan Wakil Bupati), dilaksanakan secara berurutan. Sesekali terdengar suara rakyat yang menyerukan dukungan terhadap kepala daerah yang baru terpilih ini. “Hidup Megahago (sebutan saat Pilkada untuk pasangan ini, red),” teriak warga. Terlihat hadir dalam upacara adat ini, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulut  DR Jemmy Kumendong MSi, Forkopimda Kabupaten Sangihe, anggota DPRD Sangihe, Sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dewan Adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus partai politik, serta puluhan ribu masyarakat pendukung MEGAHAGHO yang datang dari berbagai penjuru.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat, dimana masyarakat yang datang membawa makanan masing-masing, serta persembahan berbagai adat, baik itu tarian, lagu dan lainnya.
Jabes dan Helmut, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh  masyarakat, dan Dewan adat, Pemerintah Provinsi Sulut, atas respon dan penghargaan yang diberikan untuk mereka. “Harapan kami, kepercayaan yang telah diberikan  masyarakat untuk kepemimpinan kami berdua selama lima tahun ke depan,  secara bersama-sama mendukung seluruh program pemerintah kami,” kata Jabes dan diaminka Helmut. (***)

Banner Media Sulut

Komentar