Jackson Kumaat saat menghadiri Kongres Tahunan PSSI Sulawesi Utara

Jacko Bidik Kebangkitan Kembali Sepakbola Sulut

Manado, MS

Dunia persepakbolaan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang sempat melejit di tanah air beberapa tahun lalu kini berbalik arah. ‘Bagaikan kapal nyaris tenggelam’, dinilai bisa jadi ungkapan menggambarkan kondisi sepakbola saat ini di Sulut.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulut, Jackson Kumaat (Jacko) mengatakan, sepakbola masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang kini tengah digumuli.

"Mengenai situasi sepakbola di Sulut, lewat Kongres ini kita akan bicarakan juga. Tidak gampang, tidak sederhana," ucap Jacko, di sela-sela Kongres Tahunan Asprov PSSI Sulut di Hotel Formosa, Sabtu (18/11).

Menurut Jacko, kemunduran sepakbola saat ini berawal, ketika dana hibah sudah dihilangkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Karena memang, di zaman Kepala Daerah masih boleh menggunakan APBD dan mereka mengunakan secara besar-besaran memang sepakbola kita maju. Tapi di saat sudah tidak bahkan Kepala Daerah kita yang menggunakan APBD untuk sepakbola, rata-rata terjerat hukum karena dana hibah klub bola. Tidak gampang sekarang untuk memajukan sepakbola. Oleh karena itu, lewat forum Kongres ini kita bicarakan, kita rembuk bersama," ucap Kumaat.

Jacko menambahkan, Kongres Tahunan PSSI Sulut selain membahas masalah sepakbola juga soal organisasi dan persiapan Kongres Pemilihan.

"Target laporan pertanggungjawaban kami selama 4 tahun. Kemudian juga untuk membentuk Komite Pemilihan untuk menggelar Kongres Pemilihan. Karena dari exco pusat sudah menyampaikan tidak boleh lewat 19 desember 2017. Saya berharap kongres ini bisa berjalan dengan baik. (sonny dinar)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado