Ketua KPU Kotamobagu, Nova Tamon menerima dokumen dukungan yang diserahkan pasangan Cawali dan Cawawali, Jainudin-Suharjo.(Foto: KPU Kotamobagu)

Jainudin-Suharjo Resmi Memilih Jalur Perseorangan

Kotamobagu, MS

Jainudin Damopolii akhirnya membuktikan keseriusannya untuk maju ke arena pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Kotamobagu melaui jalur independen. Wakil Walikota Kotamobagu ini menggandeng Suharjo Makalalag untuk mendampinginya.

Senin (27/11) kemarin, keduanya resmi meyerahkan syarat dukungan pasangan calon walikota (Cawali) dan calon wakil walikota (Cawawali) jalur perorangan ke penyelenggara pemilihan.

Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu, Jainudin-Suharjo menyerahkan sebanyak 10.571 foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) beserta surat pernyataan dukungan.

Berkas tersebut selanjutnya akan diverifikasi oleh KPU. Hal ini diungkapkan Komisioner KPU Kotamobagu, Aditya Tegela seusai menerima penyerahan syarat dukungan oleh pasangan Jainudin-Suharjo.

“Jadi ini belum masuk pendaftaran. Ini baru penyerahan berkas dukungan oleh pasangan calon dari jalur independen. Selanjutnya, kita akan verifikasi dulu sebarannya sebelum masuk verifikasi administrasi dan verifikasi faktual,” ungkap Aditya.

Aditya menambahkan, bagi pasangan calon yang telah memilih jalur perseorangan, sudah tidak bisa mundur dan diusung oleh partai politik (Parpol).

“Maju lewat jalur independen ini adalah pilihan. Nah, terhitung hari ini (kemarin, red) sudah tidak bisa diusung oleh Parpol,” tambanya.

Sebelumnya, kepada Media Sulut Aditya sudah memberitahukan jika pasangan calon yang sudah mendaftar melalui jalur independen kemudian ada parpol yang siap mengusung, maka otomatis sudah tidak dibolehkan.

Selain itu, jika hasil verifikasi administrasi dan faktual nanti tidak lolos, maka sudah tidak bisa lagi dicalonkan oleh parpol.

“Peraturan PKPU (Komisi Pemilihan Umum) Nomor 3 Tahun 2017, Pasal 34 dengan tegas menyebutkan bakal pasangan calon perseorangan yang telah mengikuti proses verifikasi administrasi tidak bisa diajukan sebagai calon partai dan atau bakal pasangan calon oleh partai politik,” tegasnya.

Diketahui, pendaftaran lewat jalur independen sudah harus berpasangan. Untuk Kota Kotamobagu, total syarat dukungan yang harus diberikan sebagai persyaratan, minimal 8.681 KTP. Syarat dukungan berupa KTP harus disertai surat pernyataan dukungan. (yadi mokoagow)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.