Foto: Kemacetan di ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya di jalur keluar Rumah Sakit Prof Kandou. Inzert: Mad Wongso.(foto: devy kumaat).

JALUR MALALAYANG MERAYAP, PENGENDARA MENJERIT

Manado, MS

Ruas jalan trans Sulawesi yang berada di Kecamatan Malalayang terasa sesak dilewati. Kemacaten bertubi-tubi yang menghantam wilayah selatan Kota Tinutuan ini, jadi pemicu. Jeritan hari sejumlah pengendara, tertangkap.

Dari pantauan, Rabu (21/3), ada sekira 5 titik yang membuat kendaraan padat merayap alias macet. Puncak kemacetan dimulai sekitar pukul 13:00 WITA hingga sore hari. "Butuh 25 menit bisa masuk ke jalur Boulevard dengan motor jika dari Rumah Sakit Prof Kandou. Petugas yang diharapkan ada di beberapa titik tak terlihat sehingga memperparah keadaan," ujar Benny R warga Kelurahan Bahu.

Hal senada dikatakan salah satu pengendara, Robby Londong. Bagi dia, penumpukan kendaraan di jalur padat ini, terjadi hampir setiap hari. “Di sini peran petugas baik polisi maupun Dishub Manado harus lebih dioptimalkan. Banyak penumpang yang merasa gerah karena membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di tujuan,” tukas Robby.

Kemacetan itu mendapat sorotan legislator Kota Multidimensi. Anggota Komisi A DPRD Manado, Mad Wongso mengaku,  beberapa kali terjebak dalam kemacetan. Menurutnya, seharusnya petugas seperti dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado dan Provinsi Sulut serta kepolisian bertindak.

"Paling memberi dampak ketika kendaraan keluar di rumah sakit (RSUP Porf Kandou), dimana mobil dari luar kota tertahan di pintu kembali ke jalan raya, begitu sebaliknya dari arah pusat kota," ungkapnya.

"Kami meminta Dishub Manado menurunkan personilnya supaya saat ini kemacetan diminimalisir dan ambulans tak terperangkap sebelum ada alternatif berupa akses tanpa hambatan," lugasnya.(devy kumaat)


Komentar