Soekowardojo


Jelang Pengucapan Manado, BI Prediksi Harga Barito “Memanas”

Manado,MS

Warga Manado bersolek menyambut pengucapan syukur. Jika biasanya warga kota Tinutuan ‘naik gunung” dan pelesir ke wilayah Minahasa, kini yang terjadi sebaliknya. Warga Minahasa kini bakal menjadi tamu di ibukota Nyiur Melambai tersebut.

Hal ini ternyata dipantau Bank Indonesia (BI). Berkaca pada pergerakan ekonomi saat pengucapan Minsel, Minahasa bahkan Minahasa Utara, BI mencium indikasi naiknya sejumlah bahan pokok seperti bawang rica dan tomat pada akhir pekan ini.

Direktur BI Manado, Soekowardojo mengatakan BI berkomitmen untuk memperkuat pengendalian inflasi di tahun 2017. Pada paruh kedua tahun 2017, upaya pengendalian inflasi akan difokuskan pada pengendalian harga komoditas strategis seperti Tomat Sayur dan Cabai Rawit. “Namun demikian, perlu menjadi perhatian terhadap tekanan harga Barito (Bawang, Rica dan Tomat.red) mengingat pada bulan awal September ini akan dirayakan Pengucapan di Kota Manado,” kata Soekowardojo, selasa (5/9) kemarin.

Menurutnya, ke depan program pengendalian inflasi akan dilakukan melalui “Gerakan Barito – Batanang Rica dan Tomat” tahap ke 2 bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado dan Pemprov Sulut, sebagai antisipasi lonjakan harga komoditas tersebut di akhir tahun.

Seperti diketahui, pada bulan Agustus 2017, Indeks Harga Konsumen (IHK) Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kota Manado mencatat deflasi sebesar -0,21% (mtm), setelah sebelumnya pada bulan Juni dan Juli tercatat inflasi. Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata historis bulan Agustus 5 tahun terakhir yang tercatat inflasi 0,53% (mtm). Dengan angka tersebut maka secara tahunan inflasi Sulut pada bulan Agustus 2017 tercatat sebesar 3,80% (yoy), dengan inflasi tahun kalender sebesar 3,16% (ytd).(monchi)

Komentar