JPU Net Invest Ajukan Banding

Manado, MS

Putusan Majelis Hakim terhadap kedua terdakwa kasus Net Invest, 'ditolak' Jaksa Penuntut Umum (JPU). Vonis kurungan penjara masing-masing 5 tahun dan denda Rp10 Miliar, subsidair 3 bulan penjara, dinilai terlalu rendah. JPU pun nyatakan banding.

Vonis yang dijatuhkan Vincentius Banar, Ketua Majelis Hakim, Pengadilan Negeri Manado, belum mengakhiri 'penderitaan' dua Bos Net Invest, yakni Focksi Rapar dan Syalomitha Rapar. Mereka harus menunggu putusan banding tim JPU. Putusan banding itu bisa berubah naik ataupun turun. 

Diungkapkan Rudy Kayadoe, JPU kasus Net Invest, berkas banding telah mereka siapkan. “Kita akan banding tinggal memasukan berkasnya, pihak Penasehat Hukum keduanya juga dengar-dengar akan mengajukan banding,” terang Kayadoe, Senin (19/6) kemarin.

Mengenai posisi barang bukti (babuk), Kayadoe menerangkan bahwa itu bukan lagi kewenangan pihak kejaksaan. “Itu keputusan Majelis Hakim,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim, Vincentius Banar, saat dihubungi awak media ini menegaskan bahwa, posisi babuk nanti ditentukan setelah ada putusan inkrah. “Ia nanti ada putusan inkrah baru kita tentukan posisinya,” kata Banar.

Diberitakan sebelumnya, Focski dan Syalomitha telah divonis 5 tahun penjara berserta denda Rp10 miliar, subsidair 3  bulan, Jumat (15/6) lalu. Vonis Majelis Hakim berbeda dengan tuntutan JPU, yang sebelumnya mengancam pidana keduanya 10 tahun penjara. 

Dalam perkara ini, diketahui keduanya terjerat hukum karena tudingan melakukan perbuatan melanggar hukum sebagaimana tertuang dalam pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas UU No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Dimana, perbuatan pidana itu dilakukan sejak Juni 2015 hingga 28 Agustus 2015. Perbuatan tersebut dilakukan keduanya dengan cara menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin usaha dari pimpinan Bank Indonesia. Keduanya merekrut masyarakat yang kemudian disebut patner dan investor. (rhendi umar)

 

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors