Jurnal Ilmiah Mahasiswa Indonesia Kalah Saing

Jakarta, MS

Banyak jurnal ilmiah yang dihasilkan mahasiswa Indonesia tidak kalah dengan peneliti dari luar negeri. Bahkan, berhasil menembus berbagai jurnal internasional. Hanya saja, jurnal ilmiah karya mahasiswa Indonesia masih kalah dalam pencapaian indeks sitasi dibanding dengan jurnal dari negara lain.

 

Indeks sitasi merupakan salah satu indikator dari kualitas publikasi. Banyak tidaknya peneliti lain yang mengutip publikasi jurnal ilmiah tersebut menjadi cerminan dari tingkat kualitas sebuah riset.

Seorang Profesor dari Australia Indonesia Center (AIC), Saman Halgamuge, berbagi pengalaman dan tips dalam bidang riset dan akademik, termasuk penulisan ilmiah di hadapan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).

 

Saman menegaskan bahwa yang utama dalam sebuah kepenulisan berbentuk jurnal adalah judul dan abstrak. Dua bagian ini menjadi penting karena merupakan bagian ketika pembaca menentukan minatnya.

“Kesalahan yang sering dilakukan adalah kurangnya memahami objek calon pembaca sehingga dengan memperbaiki pandangan ini tulisan akan menjadi lebih baik,” tuturnya, dalam kuliah umum bertema “Workshop and Lectures on Emphasizing Research Aspect” yang berlangsung di Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, seperti dikutip dari laman UGM, Senin (21/5).

Saman mengatakan tujuan dalam menulis hasil riset adalah untuk kebaikan umat manusia. Oleh karena itu, sebagai penulis akademisi harapannya tidak hanya menulis secara urut dan lengkap, namun juga memikirkan kebutuhan dari sisi pembaca.

 

Salah satu cara untuk mengetahui apakah tulisan sudah tersampaikan dengan baik adalah lewat jumlah penyitasi. Dari sini dapat diketahui pengaruh sebuah tulisan dalam komunitas. Selain itu, riset dan kepenulisan yang melibatkan peneliti dari negara lain akan sangat mempengaruhi jumlah pembaca.

 

Hal ini disebutkan Saman yang menjadikan jumlah sitasi termasuk dalam faktor penilaian ranking universitas. Sitasi masuk dalam faktor penilaian tiga ranking paling terpercaya, yakni ARWU atau Shanghai Ranking, QS Ranking, dan Times HE Ranking. (okz)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.