Kandidat Pilkada Mitra Mulai Bermunculan

Ratahan, MS

Iklim politik di Minahasa Tenggara (Mitra) semakin memanas seiring mendekatnya hajatan Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Geliat sejumlah calon kandidat berebut simpati masyarakat mulai nampak. Beragam manuver intens dilakukan. 

Pertarungan dalam Pilkada 2018 nanti dipastikan sengit. Apalagi kabar pecah kongsinya dua top eksekutif Mitra, Bupati James Sumendap (JS) dan Wabup Ronald Kandoli (RK). Pasangan yang didukung PDIP dalam Pilkada Mitra 2012 silam, berpotensi menjadi rival dalam agenda serupa 2018 mendatang.

JS sendiri telah terang-terangan mengumumkan niatnya untuk kembali maju mencalonkan diri dalam Pilkada 2018. “Secara pribadi saya siap untuk mencalonkan diri ataupun dicalonkan sebagai calon Bupati Mitra,” ucap JS dalam berbagai kesempatan.

Mantan Legislator Gedung Cengkih itu hampir pasti menggunakan PDI-P sebagai kendaraan politiknya. Sebab, meski dirinya adalah ketua DPC PDI-P Mitra, keputusan siapa yang akan diusung oartai ditentukan oleh DPP.

Sementara Wakil Bupati Ronald Kandoli sendiri sudah mulai ancang-ancang untuk bertarung menghadapi keperkasaan JS dalam Pilkada nanti.  RK, sapaan akrabnya mengaku sudah memiliki strategi jitu untuk memenangkan Pilkada.

“Saya siap mencalonkan diri sebagai Bupati Minahasa Tenggara,” ucap RK, yang juga mengatakan bahwa apakah dirinya akan lewat partai politik atau independen, kedua hal itu masih dipikir-pikir.

Pemerhati politik di Kabupaten Minahasa Tenggara Vidy Ngantung menilai, peta politik jelang Pilkada memang sudah terlihat. Buktinya, para kandidat mulai melakukan sosialisasi dan mulai membangun jaringan.

“Untuk saat ini yang bisa saya katakan adalah para kandidat masih malu-malu sehingga belum siap tampil ke permukaan seperti yang dilakukan oleh kandidat JS dan RK, namun secara diam-diam mereka mulai melakukan hitung-hitungan politik dan peluang,” ucapnya.

 

Rebutan Kursi Papan Dua

Tak hanya pertarungan figur calon Bupati, perebutan kursi papan dua pun tak kalah panasnya. Sejumlah nama mulai menyembul ke permukaan. Khusus dikalangan internal PDI-P Minahasa Tenggara, ada nama sekretaris DPC PDIP, Semuel Montolal, ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke, dan ketua Fraksi PDI Perjuangan Mitra Vocke Ompi. Tak hanya kader partai, ada nama Fredy Tuda dari kalangan pengusahan dan Pieter Owu yang mewakili birokrat. Bahkan nama Toni Hendrik Lasut, Jeremia Damongilala dan Dr Maxi Rondonuwu digadang ikut berpeluang dalam berebut kursi papan dua PDIP di Pilkada nanti.

Sekretaris DPC PDIP Mitra Sem Montolalu menilai, untuk diusung partai tentu ada mekanisme atau aturan yang berlaku. "PDIP tak pernah menutup pintu. Tapi jika seseorang akan dicalonkan menjadi calon bupati dan calon wakil bupati maka ada mekanisme partai yang harus dilalui," ujar Montolalu.

Mekanisme yang dimaksudkan Montolalu yaitu peraturan PDIP No 04 tahun 2015 tentang rekrutmen dan seleksi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Penjelasannya ini juga untuk menanggapi apa yang dilakukan oleh para hukum tua se kecamatan Belang yang mendukung salah satu kandidat bakal calon wakil bupati. "Siapapun dan pada siapa untuk memberikan dukungan itu sah-sah saja,itu hak seseorang dukungan kepada siapa," ujar Montolalu.

 

Kumtua se-Belang Dukung Watuseke 

Diketahui, Selasa (7/2) para hukum Tua se-kecamatan belang mendatangi kantor DPRD Mitra untuk menyatakan dukungan mereka kepada Tavif Watuseke di pilkada 2018 untuk berpasangan dengan James Sumendap.

"Kedatangan para hukum tua se Kecamatan Belang dikantor DPRD Mitra untuk bertemu dengan Ketua DPRD Mitra Drs Tavif watuseke,para hukum Tua se Kecamatan Belang mendukung Tavif watuseke untuk maju di Pilkada 2018 untuk berpasangan dengan James Sumendap,SH.Kami semua hukum tua se Kecamatan Belang sudah sepakat untuk untuk mendukung pak Tavif untuk berpasangan dengan pak James Sumendap,SH di pilkada 2018 nanti," ujar simon aling hukum desa Mangkit, kecamatan Belang.

Sementara itu Tavif watuseke kepada sejumlah wartawan mengatakan, terima kasih atas dukungan dari Para hukum tua se Kecamatan Belang yang telah dukung saya sebagai calon wakil bupati untuk berpasangan Dengan sang petahana yaitu pak James Sumendap,SH di pilkada nanti.

"Saya berterima kepada semua para hukum Tua se Kecamatan belang yang telah mendukung saya untuk maju dalam pilkada nanti,saya mengapresiasi kepada semua hukum tua se Kecamatan Belang,ujar Wakil ketua DPC PDI P Mitra.Lebih lanjut Watuseke mengatakan kalaupun partai mendukung dan mempercayakan saya untuk menjadi calon wakil bupati minahasa tenggara untuk berpasangan dengan James Sumendap,SH saya siap.

"Kalaupun partai mendukung dan mempercayakan saya untuk menjadi calon wakil bupati untuk berpasangan dengan James Sumendap,SH saya siap," ujar Tavif.

Sebagai ketua DPRD, dirinya masih fokus pada tugas dan kerja untuk mensejahterakan rakyat Mitra. (didi gara)

 

Komentar

Populer hari ini

Sponsors