Foto caption : Kapal Pusling milik Pemkot Manado rusak parah.(foto: devy kumaat)

Kapal Pusling ‘Terlantar’

Manado, MS

Kondisi Kapal Puskesmas Keliling (Pusling) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, memprihatinkan. Sepat eksis di tahun 2009 hingga 2014 lalu, keberadaan kapal tersebut dianggap urgen. Sejumlah rute pelayanan kesehatan diantaranya Pulau Manado Tua, Bunaken dan Siladen, diterobos.

Mirisnya, posisi Kapal Pusling saat ini dikabarkan rusak parah. Kapal hanya terikat di antara tumbuhan Mangrove di Desa Bahowo, Kelurahan Tongkaina Lingkungan 4, Kecamatan Bunaken Darat. “Kapal itu sudah cukup lama memang dan mesinnya kini sudah dicuri orang sehingga semakin sulit difungsikan,” aku warga warga yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (10/4).

Hal ini langsung mencuri perhatian Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, Apriano Saerang. Politisi vokal itu mendesak pemerintah memberikan memperhatikan bagi keberadaan Kapal Pusling ini. “Sebab, jika dibiarkan persoalan ini akan berdampak buruk bagi pemerintah khususnya kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di pulau-pulau,” terang Saerang.

Jelas dia, pelayanan kesehatan tak boleh berhenti, karena menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini.

“Kami sangat menyayangkan tidak beroperasinya kapal itu. Padahal anggaran miliaran rupiah dikucurkan untuk membelinya,” ketus dia.

"Penggantian proses pelayanan harus utama dan tak berhenti karena kendala-kendala tertentu," kuncinya.(devy kumaat)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.