Kapolres: Kerukunan dan Persatuan Harus Mengakar di Masyarakat

Siau, MS
Kurang lebih tiga hari pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Napitu melalui Kasat Reskrim IPTU Denny Tampenawas mengatakan, lebih baik menyebarkan perkataan yang manis membuat orang tersenyum, dibandingkan dengan menyebarkan berita hoaks.
"Demi jalannya pesta demokrasi yang baik, stop hoaks dan provokasi. Karena dapat menjadi pemicu ketegangan antara warga dan masyarakat," kata Tampenawas, Selasa (19/6).
Karena menurutnya, semakin mendekati pelaksanaan pemilihan berbagai reaksi yang timbul di media sosial yang menjadi bumbu panasnya perhelatan pilkada di bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo.
"Agar apa yang diutarakan di medsos tidak merembes ke lingkungan masyarakat itu sendiri, maka sangat perlu juga kesabaran dari tiap-tiap orang. Sebab ketika terpilih dan memimpin daerah, merupakan kepala daerah bagi kita semua. Jangan sampai kita larut dalam situasi saling memusuhi," lanjutnya.
Bahkan kata Tampenawas lagi, alangkah indahnya kerukunan yang sudah mengakar pada masyarakat terus dipupuk agar tidak gampang diombang-ambingkan oleh provokasi.
"Saat kita melihat pesta demokrasi sebagai wadah rakyat menyalurkan aspirasinya, maka pasti tidak mampu di bodohi provokator," terangnya.
Terpisah, Tokoh Masyarakat Sitaro Halasan Tampubolon juga meingatkan kepada kepada masyarakat di negeri 47 pulau tidak kaget dengan situasi yang terjadi jelang pilkada.
"Saya kira sejak Sitaro menjadi daerah otonom, sudah dua kali melakukan pemilihan kepala daerah. Dan fenomena yang terjadi saat ini tidak jauh berbeda dengan tahun pilkada sebelumnya, jadi marilah kita belajar persatuan yang diutamakan," kuncinya.
Ia menambahkan, kiranya pimpinan di setiap tim pilkada, harus menjadi motor dalam mengsukseskan pilkada serta menghindari berita-berita hoaks, serta provokasi.(haman)


Komentar