Kasus VR Digeser ke Gakkumdu

Ratahan, MS
Laporan terhadap Vanda Rantung (VR) terkait pernyataannya dalam video berdurasi 2.20, digeser ke pihak Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) 2018. Ini setelah Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mitra itu dimintakan klarifikasinya oleh pihak Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kabupaten.
“Kami telah memintakan klarifikasinya terhadap video yang sudah beredar dimasyarakat,” ungkap Ketua Panwas Joby Longkutoy, kemarin.
Joby mengatakan, VR mengakui pernyataannya dalam video tersebut. “Dia (VR) mengakui sosoknya serta pernyataannya dalam video ini,” katanya.
Terkait adanya indikasi pelanggaran dikatakan Joby akan diserahkan kepada pihak Gakkumdu dalam keputusannya. “Bentuk pelanggaran berikut putusannya diserahkan kepada sentra Gakkumdu dalam penentuan putusan akhir,” ucap Joby.
Menurut dia, bentuk indikasi pelanggaran VR terdapat pada sosoknya sendiri. “Maksudnya, apakah disampaikan secara pribadi atau melalui jabatannya saat ini di parlemen,” tuturnya.
Sedangkan untuk masalah pengakuan dirinya sebagai tim sukses kolom kosong, diserahkan penuh kepada pihak partai. “Kalau soal tim sukses itu diserahkan kepada pihak partai. Soal kampanye sosialisasi, didalam video tersebut dia menyebutkan secara berimbang,” tukas Joby.
Sedangkan saat ini, pihak pengurus provinsi di PAN sedang mengagendakan rapat pleno usai pelaksanaan rapat koordinasi wilayah. Pencabutan hak keanggotan partai serta pergantian antar waktu kini mengancam VR yang dikenal merakyat diwilayah Ratahan itu. (rexky korompis)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.