Jabes E Gaghana

Kawal Putusan PTUN, Bupati Rotasi Pejabat

TURBIN birokrasi di Kabupaten Sangihe, berputar. Orang nomor satu di wilayah kepulauan ini, akhirnya merombak sejumlah petinggi OPD. Itu dilakukan merujuk putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado serta hasil konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Diketahui, pembatalan Surat Keputusan (SK) Bupati saat itu, dipicu gugatan sekira 77 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merasa dirugikan pasca pengukuhan tanggal 11 Januari 2017 silam.

Pengukuhan dan pengambilan sumpah pejabat dilakukan, Selasa (20/6) pukul 16.30 Wita, bertempat di pendopo rumah dinas jabatan Bupati Sangihe. Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Sangihe Jabes E Gaghana, SE ME didampingi Wakil Bupati (Wabup) Helmut Hontong SE serta disaksikan para saksi serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Gaghana menegaskan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 menjadi norma dan kembali kepada putusan yang dijalani. Pemerintah, menurut dia, berusaha menjalankan agenda tersebut tanpa menimbulkan non job. Dengan begitu, hanya tiga kepala instansi yang bertukar posisi. Itu dilakukan untuk meminimalisir risiko. "Kami berusaha dalam pelaksanaan agenda ini tidak ada yang non job, dengan pengukuhan ini mari kita dukung program 100 hari dengan penuh tanggung jawab. Mari kita bekerja dengan baik dan keras guna mewujudkan tujuan kita bagi kepentingan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sangihe," tandas Gaghana, berharap.

“Ke depan, selama lima bulan mendatang kinerja para Kepala SKPD akan dievaluasi guna perbaikan pemerintahan di masa yang akan datang,” kunci politisi populis itu.

Sementara posisi yang berganti dalam pengukuhan kemarin, diantaranya, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan yang sebelumnya dijabat Jefrry Tilaaar, SE ME diganti Jefrry Gaghana, SH MH yang sebelumnya merupakan Staf Ahli Bupati. Tilaar mengemban jabatan baru sebagai Asisten III Setda menggantikan Ir Jhon Harikedua MM, sedangkan Harikedua dipercayakan menjabat Kepala Bapelitbang.

Posisi Drs Christo Hangau yang semula menjabat Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan dikembalikan menjadi Kadis Lingkungan dan Kebersihan menggantikan Drs Hendro Kawuka, selanjutnya Kawuka menggantikan Jefrry Gaghana selaku staf ahli Bupati. Untuk posisi Drs T Kawasa selaku Kaban BKD dan Diklat, dikembalikan kepada jabatan semulanya yakni Kadis BPM, begitu juga dengan Ratna Lombongadil SH dikembalikan kejabatan lamanya sebagai Kaban BKD dan Diklat, sementara untuk jabatan yang lainnya masih seperti biasa.(rindu makikui)

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors