Kejari Sangihe Bidik Tersangka Baru


Genjot Dugaan Korupsi DKP

 

Tahuna, MS

Roda penuntasan sederet kasus dipacu Kejaksaaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe. Perkara dugaan korupsi di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Sangihe dan Sitaro jadi prioritas. 

 

Berbagai kasus saat ini sudah ditindaklanjuti, namun sampai dengan Senin (14/8) kemarin, pihak Kejari Kepulauan Sangihe menangani satu kasus dinilai  sangat menonjol,  yakni kasus adanya dugaan korupsi di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sangihe. 

 

Hal itu diungkapkan Plh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Sangihe, Sunoto SH kepada media ini, Senin (14/8), di ruang kerjanya. 

 

"Kasus tersebut saat ini sedang kita tindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada," ujarnya. 

 

Sementara Kasi Pidsus Kejari  Kepulauan Sangihe, Leo Putra SH menambahkan, untuk kasus tersebut memang terbilang sangat menonjol dan menjadi perhatian masyarakat. 

 

"Kasus dugaan korupsi di DKP untuk sementara baru ada empat  orang yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Saat ini baru tiga yang kita tahan, yakni masing – masing Direktur perusahaan CV Intikara Sejati (AL), PPK (SO), PPKOM (MH). Sementara KPA (IT) tidak kita tahan  karena yang bersangkutan dalam keadaan sakit sesuai dengan keterangan dokter,“ ungkap Putra. 

 

Dijelaskannya, untuk kasus ini sesuai dengan temuan dari BPK, khusus untuk pengadaan rumpon yang tidak sesuai dengan volume pekerjaan. Dalam kasus tersebut, negara diduga dirugikan sekitar Rp430 Juta. 

 

"Kasus ini masih dalam penyidikan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangkah baru. Kasusnya terus ditindaklanjuti, namun kita masih harus menunggu hasil audit dari BPK dan Inspektorat. Setelah semua hasil audit telah kami terima, baru akan kami tindaklanjuti,“ tegas Putra. (rindu makikui)

 

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado