Koalisi Pelangi Usung Tatong - Nayodo

Lawan Calon Perseorangan

 

Kotamobagu, MS

 

Perhelatan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Kotamobagu periode 2018-2023 kian memikat mata publik. Perebutan sigahsana tertinggi kedua kali di sentral Tanah Totabuan ini menyajikan pertarungan antara kekuatan dari calon yang diusul seluruh Partai Politik (Parpol) melawan calon perseorangan.

 

Pasangan Calon Walikota (Cawali) dan Calon Wakil Walikota (Cawawali), Tatong Bara - Nayodo Kurniawan mendapatkan dukungan dari koalisi yang disebut sebagai 'koalisi pelangi'. Terdiri dari 8 parpol peraih kursi di DPRD Kotamobagu, masing-masing PAN, Golkar, PDIP, Demokrat, PKB, Gerindra, PKS, Hanura dan 1 parpol yang baru terlibat dalam Pilwako yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

 

Rencananya, dukungan dari parpol tersebut akan dideklarasikan di Kota Kotamobagu, Minggu (7/1) kemarin. Namun, terjadi penundaan akibat beberapa kendala teknis.

 

Hal ini diungkapkan Cawawali yang berpasangan dengan Tatong Bara, Nayodo Kurniawan. Menurutnya, dari seluruh parpol yang mengusung, ada beberapa parpol yang SK-nya tengah diurus.

 

“Penundaan terjadi karena SK dari Gerindra baru tiba hari ini. Begitu pula dengan Partai Demokrat yang nanti pada malam hari baru SK-nya bisa diterbitkan. Selain itu, ada beberapa ketua parpol yang saat ini berada di Jakarta untuk memproses SK dan agenda lainnya,” ungkap Nayodo.

 

Ia menambahkan, selain karena SK dan pimpinan parpol yang belum berada di Kotamobagu, kesediaan sejumlah elit parpol untuk hadir membuat agenda deklarasi diundur.

 

“Beberapa petinggi partai baik dari tingkat provinsi dan pusat telah mengkonfirmasi untuk hadir di deklarasi, sehingga jadwal diubah sesuai dengan kesiapan mereka,” tambah mantan Ketua KPU Kotamobagu tersebut.

 

Sementara itu, Cawali dan Cawawali yang melewati jalur perseorangan, Jainudin Damopolii - Suharjo Makalalag pun telah mengikuti sejumlah tahapan, baik verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual. Kini, kedua pasangan tersebut tinggal mengikuti pendaftaran yang akan dibuka KPU Kotamobagu pada tanggal 8 hingga 10 Januari mendatang.

 

 

TATONG - NAYODO SIAP EMBAN AMANAH 9 PARPOL

 

Pasangan Tatong Bara - Nayodo Kurniawan yang mendapat dukungan penuh 'koalisi pelangi' mengapresiasi amanah 9 parpol kepada keduanya. Menurut Tatong, dirinya siap mengamankan amanah 9 parpol yang telah memutuskan SK kepadanya.

 

“Saya dan Pak Nayodo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari partai politik yang telah mengusung dan mendukung kami. Saya yakin, dengan dukungan parpol ini, kita bisa membangun Kota Kotamobagu lebih maju ke depan. Karena, pembangunan tanpa dukungan parpol tidak bisa berbuat banyak,” ungkap Tatong.

 

Hal senada diungkapkan Nayodo Kurniawan. Menurut sosok yang lama melanglang buana di urusan Pemilihan Umum (Pemilu) ini, dukungan parpol merupakan bagian dari demokrasi yang dijalankan di Indonesia.

 

“Peran parpol itu sangat besar dalam membesarkan negara dan bangsa ini. Struktur partai itu mulai dari tingkat pusat hingga paling bawah di tingkat desa dan kelurahan merupakan kekuatan besar untuk ikut berperan dalam pembangunan. Olehnya, kepercayaan yang diberikan parpol kepada kami sangat berarti untuk membawa Kotamobagu lebih maju ke depan,” kata Nayodo.

 

 

PARPOL SIAP AMANKAN KEMENANGAN TB-NK

 

Parpol pengusung dan pendukung pasangan Tatong Bara - Nayodo Kurniawan menegaskan siap mengamankan keputusan partainya dalam Pilwako periode 2018-2023. Seperti yang ditegaskan Wakil Ketua DPD PAN Kota Kotamobagu, Arman Adati. Selaku kader dirinya dan jajaran DPD siap untuk memperjuangkan kemenangan untuk pasangan tersebut.

 

“Selaku kader sejati dan pribadi, saya siap mengamankan apa yang telah menjadi keputusan DPP PAN. Kami siap untuk memenangkan pasangan ini di Pilwako tahun ini,” tegas Arman yang juga Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu ini, Minggu (7/1) kemarin.

 

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPC PDI-P Kotamobagu, Riswanto Dali. Menurutnya, SK yang dikeluarkan DPP PDI-P adalah instruksi bagi kader partai untuk menjalankan tugas dan fungsi partai dalam mengawal kandidat yang diusung.

 

“Kami siap mengamankan keputusan partai,” tegas Riswanto. (yadi mokoagow)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.