Suasana pelantikan PAW PPS dan PPK Pilkada dan Pemilu oleh pihak KPU Mitra, kemarin.

KPU PAW 7 Adhoc

Ratahan, MS

Setelah dilantik sebagai panitia adhoc baik ditingkatan desa maupun kecamatan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) 2018 maupun Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pihak penyelenggara harus melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada 7 panitia adhoc ditingkatan tersebut.

Ini dengan dilantiknya 7 personil adhoc diruang serbaguna Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mitra, kemarin. ketujuh panitia adhoc tersebut yakni sebanyak 2 personil Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada, 3 personil Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada dan 2 panitia adhoc PPS Pemilu.

Para pengganti panitia adhoc ini dilakukan Ketua KPU Ascke Benu didampingi komisioner lainnya Irfan Rabuka dan Jhonly Pangemanan. Setelah dilantik dan diambil sumpahnya, Ascke memintakan agar para adhoc yang baru dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Anda sebagai salah pelaksana penyelenggaran pesta demokrasi ini menjadi bagian dari kunci kesuksesan pelaksanaan pilkada maupun pemilu yang semakin dekat. Saya berharap tugas yang saudara emban dapat dipertanggungjawabkan demi terlaksananya pemilu yang jujur dan adil,” ungkap Ascke.

Sedangkan dari informasi, PAW yang dilakukan terhadap sejumlah PPS dan PPK baik pilkada muapun pemilu dikarenakan adanya sejumlah personil yang sudah dalam satu ikatan. “Yah ada yang sudah suami isteri pada jabatan yang sama misalkan PPS dan PPK. Nah ini tentu tak bisa diiyakan. Jadi kita melakukan penggantian personil adhoc,” kata Jhonly Pangemanan selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan. (recky korompis)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.