Penyerahan SKK Litigasi dan Non Litigasi yang diterima Kepala Kejari Minahasa, Saptana Setyabudi SH MH dari pihak Bank SulutGo Tondano.

Kredit Macet Bank SulutGo Tondano Segera Dimejahijaukan

Tondano, MS
Penyelesaian kredit macet debitur Bank SulutGo Tondano dipastikan bergulir ke ranah hukum. Langkah pengajuan gugatan perdata ke pengadilan segera ditempuh Korps Adhyaksa dikarenakan sikap tak kooperatif yang ditunjukkan para penunggak.
 
Penyelesaian perkara ini secara hukum ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara pihak Bank SulutGo dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa sekaligus penyerahan Surat Kuasa Khusus (SKK) Litigasi dan Non Litigasi kepada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Selasa (13/2).
 
"Litigasi artinya ada pemberian kuasa dari pihak pemohon yakni Bank SulutGo kepada kami di bidang Datun Kejari Minahasa untuk melakukan gugatan perdata ke pengadilan khusus bagi debitur yang menunggak," jelas Kajari Minahasa Saptana Setyabudi SH MH melalui Kasi Datun, Parsaoran Simorangkir SH, Rabu (14/2).
 
Hal ini sekaligus menjadi tanda awas bagi para nasabah yang tidak lagi menyetor ke pihak Bank, khususnya bagi mereka yang dinilai sudah tidak ada niat baik untuk menyelesaikan kewajibannya.
 
“Gugatan ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal ada dua perkara yang akan kita ajukan ke pengadilan. Intinya mereka itu yang sama sekali tidak ada upaya untuk menyelesaikan hutangnya di Bank SulutGo Tondano,” tandas Jaksa Terbaik 1 se-Sulawesi Utara tahun 2017 itu.
 
Dengan diserahkannya SKK Litigasi dan Non Litigasi dari pihak pemohon yakni Bank SulutGo, kini pihaknya akan segera merampungkan materi gugatan. "Kalau sudah rampung baru kita ajukan tuntutan di pengadilan secara perdata. Pokonya dalam waktu dekat ini," timpal Simorangkir.
 
Diketahui, kasus ini dipercayakan pihak pemohon yakni Bank SulutGo Tondano untuk ditangani Kejari Minahasa sejak 2016 silam. Upaya pemulihan terus dilakukan namun belum sesuai harapan karena banyak debitur yang tak bersikap kooperatif untuk menyelesaikan tunggakannya.
 
"Dengan pengajuan gugatan perdata ke pengadilan kita harap penyelesaiannya bisa berjalan sesuai harapan. Yang pasti target kinerja Datun tahun 2018 tercapai," tuturnya.
 
Di sisi lain, Simorangkir menegaskan jika pihaknya selalu siap memberikan pelayanan dan bantuan hukum kepada siapapun yang mengajukan permohonan. Utamanya yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah hukum Perdata dan Tata Usaha Negara.
 
"Dengan surat kuasa khusus, kejaksaan dapat menjadi wakil dalam penanganan masalah perdata dan tata usaha negara, baik di dalam maupun di luar pengadilan," pungkasnya. (jackson kewas)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado