Krisis Listrik Ancam Ibadah Puasa Umat Muslim di Bolsel


INTENSITAS pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), meningkat. Kondisi itu dinilai menjadi momok menakutkan, utamanya bagi umat muslim saat memasuki bulan suci Ramadhan. Lagi, kinerja PLN disorot.

"Ini perlu kami ingatkan agar persoalan pemadaman tidak menjadi kendala saat bulan Ramadhan," tandas Mohammad Rizal Gobel, warga Desa Popodu, Kamis (18/5).

Selanjutnya, aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meminta pihak PLN, untuk tidak melakukan pemadaman, karena bakal mengganggu umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa.

Apalagi, untuk persoalan kekurangan daya karena tak mampu lagi dengan beban listrik, justru sudah diatasi pihak PLN. "Insya Allah tidak ada pemadaman kita sama sama berpikir positif saja," katanya sambil tersenyum. 

Hal senada dikatakan salah satu tokoh masyarakat Dumagin, Petrus Keni. Menurutnya, selama ini di wilayahnya justru sering ternadi pemadaman dan berlangsung hingga berjam jam. "Kami juga berharap saudara-saudara kita yang nantinya akan menjalankan ibadah puasa tidak terganggu hanya karena sering padamnya aliran listrik. Pihak PLN kiranya dapat memperhatikan persoalan ini," kunci Petrus serius.(ibrahim)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado