Syenni Sandrina Supit

Legislator Minta Perda Nomor 11 Tahun 2016 Dipatuhi

Tomohon, MS

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon, Syenni Sandrina Supit berharap, penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2016 tentang KawasanTanpa Rokok (KTA) dipatuhi. Menurut dia, jika terjadi pelanggaran terhadap regulasi ini, wajib dikenakan sanksi. Apalagi yang terbukti merokok di kantor Perangkat Daerah (PD) atau tempat umum lainnya yang dilarang Perda.

"Jika ada yang melanggar aturan tersebut, setiap Kepala SKPD harus bertindak tegas. Kita harus memberikan contoh yang baik, kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon," tandas Supit, belum lama.

Untuk diketahui, Perda Nomor 11 tahun 2016 tentang KTA telah disahkan sejak 30 Desember 2016. Regulasi ini ditetapkan tanggal 30 Desember 2017. Setelah dilakukan sosialisasi selama satu tahun, mulai 1 Januari 2018 diberlakukan. Adapun sanksi diatur dalam Perda, jika terbukti melanggar yakni mendapat teguran, denda, dan kurungan badan maksimal 3 bulan atau denda Rp500 ribu. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kota Tomohon telah mencetak dan mengedarkan berbagai macam stiker yang bertuliskan himbauan untuk tidak merokok. Mirisnya, ada sejumlah SKPD yang diduga tidak mematuhi.(victor rempas)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.