foto: Ayub Ali

Legislator PAN Sulut Penuhi

Panggilan Kejari Manado

 

Salah satu Legislator Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ayub Ali Albugis akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, Senin (16/4) kemarin. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang terlibat sengketa dengan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado itu, mengaku datang untuk memberikan klarifikasi.

"Tadi di dalam hanya di minta untuk mengklarifikasi terkait penggunaan ruangan di toko saya dan mencocokkan data yang saya miliki dan data dari pihak PD pasar," ungkap Ayub kepada wartawan, setelah melakukan proses verifikasi.

Terkait ganti rugi 1,7 M seperti yang dituntut pihak PD pasar, ia mengaku masih menunggu pencocokan data. "Data sudah saya kasih ke kejaksaan. Nanti di lihat apa selanjutnya," timpal pemilik Toko Lima Putera Utama yang disengketakan oleh PD Pasar Manado.

Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado, Fery Keintjem  ketika dikonfirmasi terpisah, menyebut pihak dari Toko Lima Putra Utama yang menggunakan ruangan lantai 2 dan 3 shopping center pernah memberikan surat pernyataan akan membayar serta melunasi tunggakannya.

Itu disebut dibuat oleh pihak Ayub Ali pada 6 Januari 2017 lalu. “Kan sebenarnya sudah ada surat pernyataan yang dibuat untuk melunasinya. Tapi di Kejaksaan Pak Ayub memberikan data sesuai versinya. Kita serahkan saja kepada kejaksaan,” singkatnya.

Kepala Seki (Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Manado,  Alfons Tilaar ketika dimintai keterangan, menyatakan pemanggilan Ayub Ali itu bertujuan untuk melakukan mediasi dengan PD Pasar Manado. “Kita akan coba memediasi kedua belah pihak,” ujarnya.

“Ini terkait masalah ganti rugi dari pihak toko Lima Putra Utama ke PD Pasar. Tapi kita masih akan melakukan pengkajian lagi. Karena data yang disodorkan Pak Ayub dan PD Pasar, berbeda,” pungkasnya. (tr-2)

 

 

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.