Legislator Sampaikan Rekom di Paripurna

Manado, MS

Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kota Manado menyerahkan butir-butir kesepakatan sudah diterima dan diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. 

Terdapat 6 poin penting keluar setelah hampir sebulan penuh dibahas eksekutif dan legislatif April lalu. 

 

"Kami telah menapaki agenda penting lewat kesepakatan yang ditandatangani pimpinan dewan dan pemerintah," kata Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang yang didampingi Danny Sondakh. 

 

Dalam poin rekom, pertama menyangkut pelayanan dasar atau desentralisasi untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Manado, dimana masalah fasilitas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) berupa komputer, server dan jaringan. Begitu pun untuk dana bantuan operasional penting tersedia. 

 

Poin kedua masuk di bidang kesehatan. Disitu disebut inovatif dan transparan untuk pengadaan barang dan jasa. Dimana, unsur pembangunan Puskesmas dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp48 Miliar diimplementasikan untuk sarana dan prasarana. Tak kalah penting di poin ketiga pada urusan Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), dijelaskan, pelaksanaan sosialisasi dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam sosialsasi guna meningkatkan rasa cinta tanah air dan rasa nasionalisme juga pemahaman tentang wawasan kebangsaan, berlaku. 

 

Diteruskan Sondakh, pihak Panitia Khusus (Pansus) sendiri pada poin keempat memberikan apresiasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) sebagai pelopor peraturan dalam rangka penegakan aturan yang ada, baik itu Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Walikota (Perwal) dan aturan lainya. Termasuk, usaha meningkatkan kerja sama dengan TNI/Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

 

Apresiasi juga diberikan untuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan kerja maksimal mereka melayani urusan publik dengan cepat tanggap. Selanjutnya, kesejahteraan pegawai di dinas tersebut. Selain itu juga, kantor representatif ikut didorong tercipta. 

 

Sedangkan untuk keempat dan kelima, menurutnya, berlaku pada kinerja mendorong program pemerintah yakni Program Berbasis Lingkungan (PBL) dan bidang Komunikasi, Informatika statistik dan persandian, diharapkan merekrut pegawai yang memiliki kompetensi teknis di bidang informatika dan tenaga ahli. 

 

"Optimalisasi PD Pasar Manado dengan anggaran-anggaran besar, Rp 14 miliar dengan DAK Rp9,7 miliar bisa dapat diimplimentasikan dalam rangka pembangunan," kunci Sondakh dan diiyahkan Sualang. (devy kumaat) 

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.