Mursan Imban

Legislator Sulut Desak ‘Polisikan’ Oknum Aparat Desa Boltim

  • Dinilai Lecehkan Lembaga DPR

Manado, MS
Status di media sosial oknum aparat desa di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang dinilai melecehkan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), kembali memantik reaksi wakil rakyat lainnya. Kali ini datang dari legislator yang duduk di gedung cengkih.

Anggota Komisi I DPRD Provins Sulawesi Utara (Sulut), Mursan Ardiansyah lmban, secara tegas mempertanyakan motivasi oknum perangkat desa tersebut sehingga menyampaikan hal demikian. Wakil rakyat daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya ini meminta, persoalan itu harus ditundaklanjuti dalam proses hukum. “Ini harus digiring ke ranah hukum dan dia harus pertanggunjawabkannya. Perlu ditanyakan kepada dia motivasinya apa sehingga menyampaikan pendapat itu. Apalagi ini di media sosial dan dia oknum aparat desa,” tegasnya, kepada awak media ini, Minggu (24/9).

“Kita kan sudah tahu, di negara ini ada tugas fungsi masing-masing. Ada yudikatif, eksekutif dan legislatif yakni DPRD. Tugasnya adalah menjalankan fungsi pengawasan, legislasi dan budgeting. Sehingga harus ditanya dulu kepadanya motifnya apa. Kalau tidak, ini bentuk pelecehan terhadap lembaga DPRD,” sambung personil komisi bidang politik, hukum dan hak asasi manusia itu.

Ia mengakui, setiap orang bisa saja memberikan pendapat ataupun asumsi di media sosial tapi bukan berarti sebebas-bebasnya. Kalau seseorang itu berani menyampaikan pandangannya maka dia juga harus mampu mempertanggungjawabkannya. “Ini perlu diklarifikasi lebih lanjut. Memang dalam sejarah pernah ada pembuaran DPRD tapi bukan lembaga yang dibubarkan tapi orangnya. Saat itu eksekutif dan legislative tidak sinkron sehingga Presiden Soekarno membubarkan orang-orangnya tapi bukan lembaganya. Mana ada negara tanpa DPRD. Negara yang tidak ada DPRD cuma vatikan. Inggris saja sistemnya monarki tapi ada DPRD,” tutupnya. (tim ms)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado