Legislator Sulut Dorong Ada Pergub Soal Atlit

Manado, MS

Desakan untuk dibuatnya peraturan gubernur (pergub) bagi para atlit, mengalir kencang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) meminta agar aturan tersebut segera diadakan, demi peningkatan kualitas olahraga di Bumi Nyiur Melambai.

Ketika pergub itu terbentuk maka perekrutan atlit dinilai bakal benar-benar selektif. Alasannya selama ini, dalam penggodokan atlit untuk mengikuti pertandingan, masih memiliki unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). “Harus ada aturan atau paling tidak peraturan gubernur (pergub). Supaya nanti ketat seleksinya dan teruji. Semua atlit yang naik ke tingkat kabupaten kota, benar-benar diseleksi dari bawah,” tegas Anggota DPRD Sulut, Teddy Kumaat, baru-baru ini.

Proses seleksi menurutnya, harus dimulai dari desa kelurahan, kemudian ke kecamatan sampai tingkat kabupaten. Caranya dengan intens membuat pertandingan rutin. “Ini berlaku untuk semua cabang olahraga. Kalau tidak ada proses semacam itu, jangan harap kita maju. Baru kemudian dipikirkan jaminan bagi atlit berprestasi,” kuncinya.

Sistem KKN seperti ini menurutnya, tidak hanya terjadi di Sulut. Problem tersebut dinilai melanda juga Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Organisasi yang mewadahi sepak bola Indonesia ini dipandang, tidak akan pernah maju karena KKN. “Kalau PSSI mau benar-benar, saya rasa mungkin setengah orang di sana dari Papua masuk pemain inti. Tapi karena KKN tidak akan pernah maju,” tegasnya. (arfin tompodung)


Komentar