Seluruh lulusan SMANDU bersama Kadis Dolvin Karwur, Kacabdin Merlinda Mamesah, Camat Kawuwung, Kepsek Royke Rau, para Lurah dan Pengawas Sekolah berpose Sulut Hebat. (foto hendra mokorowu)

Lulus 100 Persen, SMANDU Tomohon Tuai Apresiasi

Tomohon, MS

Sekolah Menengah Atas Negeri Dua (SMANDU) Tomohon bersyukur. Raihan kelulusan siswa hingga 100 Persen jadi inti kegiatan. Sekira 30 pelajar berhasil melewati proses panjang pendidikan, pengajaran, pembinaan dan pembimbingan dengan baik. Demikian Kepala Sekolah (Kepsek), Royke Rau MPd saat menyampaikan laporan dalam giat penamatan siswa Kelas XII yang dilangsungkan di SMANDU, Kelurahan Taratara III, Senin (14/5).

 

Dikatakannya, para siswa tersebut telah diajarkan ilmu pengetahuan yang berharga bagi masa depan. Utamanya tentang sopan santun. "Perlihatkanlah sikap itu kepada masyarakat luas agar itu menjadi ciri khas sekolah kita. Jagalah nama baik SMANDU Tomohon, di mana pun kalian memijakan kaki. Jangan coreng nama sekolah kita dengan hal-hal tidak baik," pesan Rau.

 

Di angkatan kelulusan Tahun 2018 ini lanjut Kepsek, ada kabar menggembirakan. Salah satu lulusan, masuk dalam 10 besar peraih nilai terbaik UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) se-Sulawesi Utara (Sulut). Adalah siswa Program Bahasa atas nama Kurnia Morong. Padahal diakuinya, 2018 merupakan tahun pertama SMANDU Tomohon melaksanakan UNBK. Meski ada kecemasan dan sempat ragu-ragu, tapi itu tak menjadi hambatan bagi pihaknya.

 

"Di balik semua itu, akhirnya kebanggaan yang kami dapatkan. Alhasil, nama SMANDU Tomohon disebut dalam pengumuman 10 terbaik seprovinsi. Ternyata, kita bisa bersaing dengan 200-an SMA yang ada di Bumi Nyiur Melambai," ungkapnya bersyukur.

 

Kelulusan dengan angka 100 Persen ini menurut dia tak bisa dicapai tanpa kontribusi guru-guru. Bahkan dukungan dari orangtua termasuk stakeholder. Untuk itu, Rau sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Khususnya, bagi guru-guru yang penuh ketekunan, kesabaran, kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi, telah mendidik anak-anak sehingga bisa lulus.

 

Terkait penamatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Juliana Dolvin Karwur MKes MSi mengapresiasi kepemimpinan Kepsek. Menurut Kadis, kinerja Kepsek lama dan yang baru sangat menentukan kesuksesan peserta didik. Menapaki berbagai tantangan dalam proses pendidikan selama 3 tahun, Kepsek mampu meluluskan 30 siswa. Asa besarnya pun terucap.

 

"Di kemudian hari, kelak para siswa lulusan angkatan ke-14 tersebut bisa sukses di bidang apa saja. Nah, dengan melalui jenjang pendidikan lebih tinggi, anak-anak dapat meraih cita-cita. Kiranya, usai kelulusan ini, orangtua tetap mendampingi anak-anaknya," ujar Karwur.

 

Ia berpesan, para lulusan janganlah menjadi pengangguran. Jika mampu ke perguruan tinggi (PT) katanya, silahkan melanjutkan pendidikan untuk menggapai cita-cita. Pun bila tak dapat melanjutkan, lulusan diharapkan siap bekerja atau bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

 

Apresiasi yang sama diucapkan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Nasional Sulut di Minahasa-Tomohon, Merlinda Mamesah SPd. Menurut dia, kerja keras dari keluarga besar SMANDU Tomohon akhirnya berbuah manis. Kata dia, kerja hebat dari Kepsek bersama guru-guru kian membuktikan SMANDU mampu bersaing. Kesempatan ini dirinya berharap, anak-anak bisa lanjut ke PT. Ia menekankan, para lulusan hendaklah senantiasa membawa nama baik almamater dan orangtua.

 

"Sebaiknya, siswa melanjutkan pendidikannya. Tentu sesuai minat bakat masing-masing. Sehingga suatu hari nanti mereka (lulusan-red) bisa sukses. Saya yakin, anak-anak ini dapat membanggakan orangtua. Utamanya dunia pendidikan di Kota Tomohon dan Sulut," tutur Mamesah.

 

Mewakili Pemerintah Kota, Camat Tomohon Barat, Drs Laurensius Kawuwung berujar, setiap orang perlu belajar terus menerus. Disarankannya bagi siswa, jangan puas dengan hanya tamat SMA. Namun kata dia, bermimpilah. Kejarlah impian itu hingga diraih. Ke-30 siswa lulusan diimbaunya, untuk tidak menambah beban orangtua.

 

"Janganlah menyianyiakan pengorbanan orangtua yang sudah menyekolahkan kalian. Bagi adik-adik yang baru saja tamat, tolong hal ini dipegang teguh. Orangtua pasti siap menunjang anak-anak. Dengan catatan, para lulusan saat ini harus punya kemauan untuk belajar, belajar dan belajar," tandas Kawuwung.

 

Diketahui, ibadah syukur ini dipimpin Pdt Thomas Ompi MTh. Dihadiri mantan Kepsek Drs Revi Lendeng MPd dan Juliana Sangi MPd. Turut hadir Komite Sekolah, yakni Ketua Victor Lonta, Sekretaris Vanda Lendeng, Bendahara Norma Ogi dan Anggota Benny Wilar. (hendra mokorowu)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.