Foto : M2O - GM saat melakukan pendaftaran di Sekretariat Partai Nasdem Minahasa, Jumat (22/9)  


Maju di Pilkada Minahasa, M2O-GM Daftar di Demokrat dan Nasdem

Tondano, MS

Konstelasi politik di panggung pemilihan kepala daerah (Pilkada) Minahasa makin panas. Perebutan kursi top eksekutif kian masif dijabal. Para calon petarung pun terus bermunculan, menambah gereget iven pesta demokrasi rakyat di Tanah Malesung 2018 mendatang.

Jumat (22/9), dua birokrat handal yang berkiprah di Tanah Nyiur Melambai, Mecky Miki Onibala (M2O) dan Gerrard Mentang (GM), melakukan penetrasi politik di panggung Partai Demokrat dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Keduanya resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Minahasa.

M2O - GM awalnya melakukan pendaftaran di Sekretariat Demokrat Sulawesi Utara (Sulut). Setelah itu, keduanya bertandang ke markas Nasdem Minahasa.

Dikawal puluhan pendukung dan simpatisan, M2O-GM disambut Ketua Bappilu DPW Nasdem Sulut dan Ketua DPD Nasdem Minahasa, Johan Watung, bersama sejumlah pengurus dan kader Nasdem.

"Tadi saya dari Jakarta, sampai disini langsung singgah mendaftar ke Demokrat dan kemudian lanjut daftar ke Nasdem," beber M2O.

Tekad untuk mencalonkan diri di Pilkada Minahasa diakuinya merupakan bagian dari komitmen dirinya dan GM untuk memberikan kemajuan. Selain itu, dirinya mengaku sudah 34 tahun berkecimpung di dunia birokrat.

"Saya sudah pernah dipercayakan sebagai pejabat bupati di Minsel, Sekda di Mitra, bahkan memegang sejumlah jabatan strategis lainnya. Jadi sekarang saya terpanggil untuk memberi diri membangun Minahasa sebagai calon bupati," paparnya.

"Visi saya yaitu berupaya membawa Minahasa yang cerdas melalui gerakan perubahan yang berbudaya dan membuat masyarakat sejahtera," tambah pejabat senior Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) itu.

Keyakinan untuk menang dalam pertarungan diakui Onibala sebagai salah satu faktor pendorong yang membuatnya berani maju di Pilkada Minahasa. "Saya sudah berhitung menggunakan analisa SWOT, jika maju bertarung melalui partai Demokrat dan Nasdem saya yakin bisa menang," ujarnya optimis.

Onibala bahkan mengaku sudah sangat siap dengan segala konsekuensi yang akan diterimanya sebagai seorang aparatur sipil negara saat mendaftar sebagai bakal calon bupati. "Saya sudah pertimbangkan keputusan untuk maju, walaupun konsekuensinya kepegawaian saya yang harus dikorbankan," timpalnya.

Onibala bahkan mengaku tidak meminta izin dari pemerintah provinsi ikhwal pendaftaran dirinya sebagai bakal calon bupati Minahasa. "Ini bagian dari hak politik saya dan saya kira tak perlu meminta izin dulu. Saya hanya minta izin dari keluarga. Tapi tentu sebagai pegawai, saya tetap loyal kepada pemerintah provinsi," tuturnya.

Bicara soal kesiapan untuk maju sebagai calon bupati, Onibala mengaku sudah sangat siap dan telah mendapat dukungan dari komponen tertentu serta elemen masyarakat.

"Kalau maju tentu semua siap, tidak ada yang tidak siap. Apa artinya saya maju kalau hanya untuk kalah dan berhenti sebagai pegawai. Saya punya keyakinan menang dan feeling politik dan birokrat saya juga mengatakan saya pasti menang," ujarnya yakin.

Senada diungkap GM. Putra terbaik Tombariri yang juga malang melintang di dunia birokrat ini mengaku maju mencalonkan diri bersama M2O karena keduanya sudah berteman baik sejak dulu.

"Kita punya visi dan misi yang sama dan tentunya kedepan kita harus kompak. Saya pastikan tidak terjadi 'perselingkuhan' seperti sejumlah pasangan pemimpin daerah yang sering kita lihat. Karena memang kami bertekad untuk terjalin kebersamaan," ungkap GEM.

Partai Nasdem juga disebutnya sebagai keluarga dekat. Sebab di partai tersebut dirinya menjabat sebagai ketua dewan pakar. "Saya percaya dengan komunikasi ini kita akan mendapatkan kesuksesan. Intinya ini merupakan langkah awal untuk kita bersama menuju kesuksesan di Minahasa," pungkasnya. (jackson kewas)

Komentar