PELATIHAN. Nampak Pengurus Koperasi se-Bolsel yang mengikuti Pelatihan Menajemen Koperasi. (foto:Ibrahim)

MANAGEMEN KOPERASI BOLSEL AMBURADUL

Disperindagkop dan UMKM Gelar Pelatihan Pengurus

 

Bolaang Uki,MS

Lemahnya sistem menajemen yang diterapkan oleh pengurus koperasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), membuat sejumlah koperasi dalam pelaporannya dinilai lemah bahkan amburadul. Melihat persoalan tersebut, pengurus koperasi yang masih minim memiliki pengetahuan management pengelolaan koperasi, Dinas Perindagkop dan UMKM menggelar pelatihan pengurus Koperasi di kantor Perindagkop dan UMKM Bolsel, Selasa (9/5) kemarin.

Menurut Kepala Dinas Perindahkop dan UMKM, Mulyono Rochim mengatakan pelatihan management bagi pengurus koperasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus dalam mengelola koperasi sesuai dengan praktek bisnis yang sehat, agar dapat menjalankan usaha dengan baik.

"Kita melihat banyak kekurangan dalam menajemen koperasi yang tumbuh saat ini di Bolsel, untuk itu kita mengundang semua pengurus koperasi agar ikut dalam pelatihan ini," jelas Mulyono kemarin.

Lebih jauh dijelaskan mantan Kabag Umum Setda Bolsel ini, sebagai badan usaha koperasi mmbutuhkan menagement yang baik agar tujuan didirikannya koperasi bisa dicapai dengan baik dan benar.

Hal yang membedakan koperasi dengan lainnya adalah terletak pada unsur managemen organisasi yang menggerakkan koperasi itu sendiri.

"Yaitu pengurus, pengawas, pengelolah dan anggota,"  singkat Yono sapaan akrabnya kemarin. Dalam perjalanannya koperasi mengalami banyak kendala, diantaranya adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus, pengawas dan pengelolah, belum mampu mencari terobosan usaha baru dan belum mampu memanfaatkan peluang yang ada serta, partisipasi anggota yang masih minim, pengelolah yang belum profesional.

"Memang perlu ada inovasi dalam pekerjaan, termasuk bagaimana seluruh komponen dalam Koperasi ini dapat menciptakan peluang agar koperasi itu memiliki daya saing dan perlu ada perbaikan sistem pengelolaan yang baik melalui pelatihan management koperasi," jelas Mulyono serius.

Hal senada dikatakan salah satu pengurus Koperasi Wisata Bahari, Dudi Iskandar Sampe bahwa melalui pelatihan managemen koperasi ini sangat membantu pihaknya dalam mengelolah koperasi yang bergerak dibidang wisata bahari.

"Kita sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang menggelar pelatihan ini, pengetahuan yang kita dapat tentu akan kita terapkan dalam mengelola koperasi," tambah Kuleng sapaan akrabnya sambil tersenyum.(ibrahim)

Banner Media Sulut

Komentar