Tatong Bara dan Djelantik Mokodompit

‘Mari Bung Rebut Kembali’

Djelantik ‘Teror’ Incumbent

 

Kotamobagu, MS

Rivalitas Tatong Bara dan Djelantik Mokodompit kembali mengencang. Ring Pemilihan Walikota (Pilwako) Kotamobagu, jadi wahana pertarungan dua tokoh populis di epicentrum Bumi Totabuan tersebut.

Kehadiran Djelantik, jelas membuat langkah Tatong Bara untuk menakhodai Kota Kotamobagu untuk periode kedua, tidak mulus lagi. Sebab, misi jawara yang dihentar Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kotamobagu ini, dianggap bakal menyulitkan Tatong yang lebih awal direstui partai lewat rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi Calon Walikota (Cawali).

Buktinya, Djelantik kian intens menebar pengaruh di DPP Partai Golkar besutan Setya Novanto (Setnov). Posisi bisa mengusung calon, menjadi salah satu senjata ampuh Papa Antik, untuk maju mengendarai Golkar. Selain itu, Djelantik dikabarkan mengincar sosok birokrat sebagai pendampingnya. Hal itu membuat armada petahana yang juga diisukan mendapat suntikan energi baru dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), bakal goyang.

Mantan Walikota Kotamobagu periode 2008-2013 menegaskan, siap 100 persen melawan Tatong Bara di Pilwako periode 2018-2023. Bahkan, dia mengumbar kepercayaan diri bisa kembali menduduki tampuk kekuasaan yang pernah didudukinya itu.

“Ada sejumlah nama yang masuk dalam bidikan. Ada sosok birokrat. Misalnya, Pak Nasrun Gilalom yang saat ini menjabat sebagai Asisten Satu Pemkot,” ungkap pengusung slogan ‘Mari Bung Rebut Kembali’ saat Pilwako 2018.

Terkait Surat Keputusan (SK) dari partai berlambang beringin, ia mengungkapkan masih menunggu proses Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut). “Menunggu Musdalub Sulut,” singkat Djelantik dengan nada optimis.

Dengan penegasan Djelantik maju bertarung di Pilwako, sejumlah asumsi soal ketidakseriusan dia terjawab. Masyarakat pun menyambut positif keikutsertaan Djelantik. “Jika demikian, Ibu Tatong Bara memiliki lawan yang seimbang di Pilwako. Karena harus diketahui bersama, Pak Djelantik juga mempunyai pendukung militan dan hingga saat ini masih setia dengannya,” tutur pemerhati politik Kota Kotamobagu, Sofyan M.

Terpisah, Tatong Bara terinformasi mulai didekati sejumlah partai untuk berkomunikasi soal rekomendasi. Dari sumber resmi Media Sulut, koalisi gemuk bisa tersaji di Pilwako mendatang.

“Sejumlah partai ada komunikasi dengan beliau. Itu bagian dari komunikasi politik. Soal yang dikomunikasikan tentang rekomendasi,” ungkap sumber yang tidak ingin namanya dipublikasi.

“Soal munculnya isu DPP Partai Hanura yang mendaulat pasangan Ir Tatong Bara dan Nayodo Kurniawan Mokoginta sebagai pasangan Cawali dan Calon Wakil Walikota, kita lihat saja nanti. Intinya akan ada kekuatan besar yang akan mendukung Ibu Tatong,” kunci sumber.(yadi mokoagow)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado