Mendagri Ingatkan DPRD Tidak Korupsi

PUSARAN kasus korupsi telah menyeret sejumlah kepala daerah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baik di pusat dan daerah. Untuk itu, warning keras dilayangkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada anggota DPR, untuk berhati-hati dalam proses perencanaan anggaran. Dia mengingatkan agar kasus dugaan suap pengesahan RAPBD 2018 Provinsi Jambi yang saat ini ditangani KPK, tidak terulang.

"DPRD itu bagian dari pemerintah daerah. Fungsinya tidak hanya pengawasan, menyusun Perda tapi juga perencanaan anggaran. Perencanaan anggaran ini yang dari kacamata penegak hukum masuk area rawan korupsi. Ada tahapan-tahapan, ada proses perencanaan, tapi hati-hati jangan sampai seperti Jambi kemarin," pesan Tjahjo usai menghadiri acara Workshop Nasional Legislatif Partai Golkar 2017 di Hotel Merlynn Park, Jalan Hasyim Asyari, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Selain mengingatkan anggota DPRD agar tidak korupsi, Tjahjo menekankan agar DPRD mengawasi penggunaan anggaran oleh Kepala Daerah. Ia berharap tidak ada kasus penggunaan anggaran untuk kepentingan Pilkada oleh calon Kepala Daerah petahana. "Kami sudah ingatkan bahwa DPRD harus ingatkan calon kepala daerah yang mau dua kali itu tidak boleh menggunakan anggaran belanja daerah. Apalagi menggelembungkan dana hibah dan bansos," ujarnya.

Menurutnya, saat ini sudah ada Undang-Undang untuk mencegah korupsi di daerah. Bahkan, Tjahjo juga menyebut KPK juga telah melakukan pengawasan hingga penegakan hukum terkait korupsi di daerah. "Undang-undang sudah ada, pengawasan sudah ada, KPK juga mengawasi semua daerah. Jadi tergantung political will," ucap Tjahjo.

Selain itu, polisiti PDIP ini berharap agar program prioritas lebih tinggi anggarannya dibanding pos anggaran lain, seperti studi banding. Skala prioritas yang dimaksud Tjahjo adalah program yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, fasilitas umum, serta program mengatasi kemacetan dan banjir.(dtc)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.