Mendagri Tepis Penonaktifan SWM Terkait Pilkada

LANGKAH pemberhentian sementara Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip (SWM), berujung polemik. Diduga, penonaktifan SWM dari top eksekutif Bumi Porodisa, terkait gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Hal itu ditepis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. "Nggak ada hubungannya (sama Pilkada)," terang Tjahjo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1).

Dia menegaskan penonaktifan SWM terkait pelanggaran UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. SWM dinonaktifkan lantaran disangka melanggar aturan berpergian ke luar negeri dalam UU tersebut. Menurut dia, seharusnya semua kepala daerah, termasuk SWM, paham dan melek soal aturan. SWM tidak melapor saat pergi ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

"Kalau saya saja mau ke Singapura atau mau ke Brunei, mau nyeberang perbatasan pasti izin presiden, UU mengatur. Itu aja," tegas Tjahjo.

Dia menambahkan penonaktifan SWM tidak dilakukan Kemendagri dengan sewenang-wenang. Tjahjo menyebut SWM dilaporkan oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan pemerintah daerah setempat.  "Ada laporan, tapi kami punya sikap semua pejabat daerah harusnya tahu UU itu," tegas politikus PDIP itu.

Sementara itu, SWM mengaku pergi ke AS pada Oktober-November 2017 hanya satu kali. Menurut dia, semestinya mendapatkan sanksi pada Desember. Ia juga mengaku hingga Januari 2018 ini belum menerima surat keputusan penonaktifan dirinya dari Mendagri.

SWM merasa dikriminalisasi. Dia mengaitkan penonaktifan ini dengan rencananya mengajukan cuti untuk tahapan pilkada. "Kalau saya lihat, posisi saya sekarang ini, saya merasa saya ini dikriminalisasi," ucapnya.

Untuk diketahui, Senin (15/1) ribuan massa pendukung SWM, menggelar aksi protes. Mayoritas militan SWM siap layangkan petisi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Mendagri. Keputusan Mendagri, menon-aktifkan SWM dinilai dapat menghambat proses pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Aspirasi itu dikumandangkan pendukung SWM, saat menyambut kedatangan kepala daerah perempuan pertama Talaud, di Bandara Melonguane hingga Kantor Bupati Talaud.(dtc/tim ms)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.