Aksi Joice alias JW saat menampar salah satu petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado. (foto:ist)

Menteri Perhubungan Minta Diproses Hukum

Istri Jenderal Diduga Tampar Petugas Samrat Manado

 

Manado, MS

Tindak tak terpuji diduga dilakoni, Joice alias JW seorang warga  berpaspor Treman Minahasa Utara. Perempuan yang ditengarai istri dari salah satu Direktur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI), itu dikabarkan melakukan tindak penganiayaan terhadap, Amelia Magreani dan Jenny Hantouw, dua petugas aviation security (Avsec) di bandara Sam Ratulangi Manado.

Sikap arogan wanita bersuamikan jenderal bintang satu itu sempat terekam kamera dan menyebar luas di media sosial (medsos) facebook.  Malah video tindak kekerasan itu menjadi viral.  Beragam umpatan pun dilayangkan netizen terhadap penumpang yang menggunakan maskapai penerbangan Batik Air  tersebut.

Informasi yang berhasil dirangkum Media Sulut, kejadian yang cukup menggemparkan itu terjadi Rabu (5/7) sekitar pukul 07.20 WITA di SCP X-Ray atau pemeriksaan Body search Bandara Sam Ratulangi Manado.

Berawal saat pelaku yang akan berangkat ke Jakarta dengan menggunkan pesawat Batik Air Id-6271 memasuki lokasi X ray. Tiba-tiba pintu detektor berbunyi. Setelah diketahui pelaku menggunakan jam tangan. Korban Amelia langsung meminta pelaku untuk melepaskan jam tangganya, untuk diserahkan di X Ray.

Anehnya, pelaku bukan mengikuti perintah malah membentak dan memarahi korban. Tak sampai disitu, pelaku yang disinyalir istri dari Direktur Materi Pendidikan Kedeputian Pendidikan Lemhannas RI, Brigjen Pol Drs Johan Angelo Sumampouw itu, memukul korban dengan tangan dan mengenai lengan.

Jenny teman korban, langsung menghampiri dan menegur tindakan pelaku tersebut. Parahnya, bukan menerima teguran tersebut, pelaku tambah berulah. Ia malah memarahi dan menampar pipi Jenny meski berusaha dicegah anaknya.

Suasana di sekitar SCP X-Ray langsung gaduh. Pelaku pun langsung digiring oleh petugas keamanan bandara ke Mapolsek Bandara untuk diproses. Meski begitu, pelaku tetap emosi.

Pelaku dan korban langsung di Mediasi oleh pihak polsek bandara. Sekitar pukul 11.00 WITA pelaku akhirnya berangkat ke Jakarta dengan penerbangan Garuda Airlanes GA-603 dengan mendapat pengawalan anggota Polsek.

Pihak Bandara sendiri berkomitmen untuk tetap melanjutkan proses tindakan penganiyaan tersebut. Mereka pun telah melaporkan kasus ini di Angkasa Pura Pusat.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolresta) Manado,  Komisaris Besar (Kombes) Polisi Hisar Sialagan ketika dikonfirmasi awak Media Rabu malam kemarin, tak menampik adanya kejadian tersebut.

Namun mantan Kapolres Bolmong itu mengaku belum mengetahui, bila pelaku itu merupakan istri seorang jenderal polisi. “Dari laporan yang masuk, namanya Joice Warouw. Saya belum tahu persis siapa yang bersangkutan,” singkatnya.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta tindakan penumpang wanita yang menampar petugas Aviation Security Bandara Sam Ratulangi dilaporkan polisi. Penumpang itu dinilai bersikap semena-mena. "Saya sudah minta agar segera lakukan upaya hukum atas perbuatan semena-mena tersebut," Budi Karya Sumadi kepada wartawan, Rabu  kemarin.

"Saya sudah dapat laporan dan melihat videonya. Saya menyayangkan sikap arogansi kepada petugas Aviation Security di Bandara Sam Ratulangi Manado," tandasnya.

Sementara itu, Corporate Communication Departemen Head PT Angkasa Pura I, Awaluddin mengatakan petugas wanita itu sudah memberikan peringatan kepada penumpang itu. Peringatan tersebut sebelum melewati pemeriksaan mesin sinar X atau X-ray.

Setelah penumpang itu melewati pemeriksaan, alarm mesin Walk Through Metal Detector berbunyi. Saat itu, petugas wanita meminta penumpang itu untuk mengulangi kembali, namun penumpang itu malah marah.

"Petugas Aviation Security sudah sesuai aturan surat keputusan Dirjen Perhubungan Udara nomor 2765/XII/2010 terkait pemeriksaan keamanan penumpang yakni Pasal 23 bahwa mantel jaket, jam tangan harus dilepas melalui metal detector," kata Awaluddin dihubungi terpisah. “Yang pasti kejadian ini akan kita tindaklanjuti,” tandasnya. (rhendy umar/dtc)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado