Merah dan Kuning Ketat di Sitaro

Siau, MS

Tensi politik di kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus meninggi. Saling 'sikat' di arena pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tak terhindarkan. Teranyar, petarung mengerucut. Duel 'klasik' kian mendominasi.

Empat pasang kandidat, masing-masing pasangan calon (Paslon) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva Sasingen dan John Palandung (YES-JO), dari Partai Golkar Ronal Takarendehang dan Jutixel Parera (RR), dua pasangan lainnya yang diusung Partai Gabungan, AAB Malioga dan Elians Bawole (BERLIAN) serta calon  perseorangan Sisca Salindeho dan Hironimus Makainas (SAMA), dengan cara masing-masing, terus terjun lapangan menebar simpati ke hampir semua pelosok kecamatan dan kampung di Negeri 47 Pulau ini.

 

Pantauan Media Sulut sepekan terakhir, sejumlah kecamatan dengan kantong pemilih besar yakni Siau Timur (Sitim) dan dan Siau Barat (Sibar) secara kasat mata dibagi empat kandidat. Meski demikian dominasi dua partai besar, PDIP dan Golkar disebut-sebut masih sulit bergeser.

 

“Sangat terlihat semua pasangan punya kans di dua kantong suara besar yakni kecamatan Sitim dan Sibar. Hanya saja dominasi PDIP dan Golkar belum bergeser,” ungkap sesepuh salah satu partai besar yang meminta namanya tidak disebutkan.

 

Tokoh Sitaro yang lebih memilih calon perseorangan pada pilkada kali ini saat ditemui mengatakan, perhelatan pilkada ketiga semenjak Sitaro dimekarkan, tentu sedikit berbeda dengan perhelatan sebelumnya. Tingkat kecerdasan masyarakat seiring meluasnya teknologi informasi nampaknya kian baik. Kondisi ini tentu butuh kerja keras dari semua kandidat dalam memformulasikan pendekatan.

 

Dia menjelaskan agar semua pasangan yang kini sedang giat-giatnya turun lapangan tak sekadar menebar simpati dengan cara tradisional, namun lebih dari pada itu harus mampu memikat hati pemilih.

 

“Simpati belum tentu memilih, kan begitu ade. Sebab uang dan janji politik pada penghujung nanti tetap saja berpengaruh besar,” ujarnya sembari menegaskan pada prinsipnya masyarakat Sitaro butuh komitmen kuat dari para petarung demi kesejahteraan rakyat juga kemajuan kabupaten yang lebih berdaya saing.

 

Hal menarik, politisi yang juga mantan pengusaha ini dalam pengamatannya mengungkapkan,  peluang dari semua kandidat ini tergantung juga pendekatan yang lebih terarah, sebab kerja tim yang kadang pada tingkatan tertentu sulit dibaca.

 

“Saya cukup pengalaman dan seperti apa wujudnya, tim yang dibangun tak terbatas atau hanya mesin partai. Itu juga harus sistematis terawasi dengan baik dan intens dievaluasi hingga hari H. Sebab sulit dibantah dalam hal kerja pemenagan seperti ini ada banyak juga yang akhirnya salah sasaran,” terangnya.

 

Lantas siapakah pasangan yang kemungkinan paling unggul mendapat simpati besar, dilihat dari kesiapan keempat kandidat tersebut? Dirinya belum biasa menjawab secara gamblang. Yang jelas menurutnya, tanpa menyepelekan kandidat yang diusung partai gabungan dan yang maju lewat jalur independen, yaitu Malioga-Bawole dan Salindeho-Makainas, yang bersaing ketat adalah pertarungan Merah (PDIP) versus Kuning (Golkar).

 

“Paslon Merah (Sasingen-Palandung) dan Kuning (Takarendehang-Parera) tampaknya akan bersaing ketat, tapi jangan lupa pasangan Salindeho-Makainas meski tak diusung partainya, selaku kader aktif mereka berdua juga miliki jaringan pemilih di kantong suara Merah-Kuning. Bisa jadi akan berhadap-hadapan nanti pasangan Sasingen-Palandung versus Salindeho-Makainas," nilainya.

 

 

YES-JO TERUS KERJA KERAS

 

Angin segar terendus menghampiri pasangan YES-JO. Sejumlah survei yang beredar menempatkan jagoan Banteng Hitam ini pada posisi teratas. Namun tim kampanye YES-JO mengaku tak mau terlena.

 

Ketua Tim Sukses Paslon YES-JO, Djibton Tamudia BAc mangatakan meskipun survei berada di atas namun tim kampanye YES-JO terus kerja keras.

 

"Kita tidak melihat survei, kita terus bekerja meskipun Paslon PDIP dikatakan memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi," tutur Tamudia yang juga Ketua DPRD Sitaro ini.

 

Dikatakannya, Paslon YES-JO maju di Pilkada Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk membawa Kabupaten ini menjadi lebih baik lagi, berbasis sumber daya serta kearifan lokal.

 

“Visi dan misi kami sudah jelas yakni ke depannya jika dipercaya menjadi bupati dan wakil bupati, kami akan menjadikan Kabupaten Sitaro lebih baik lagi, lebih berdaya saing, lebih sejahtera, serta lebih unggul dengan berbasis pada sumberdaya dan kearifan lokal,” terang Tamudia.

 

Ia menyebut salah satu yang menjadi prioritas pertama ketika dipercaya nanti adalah program peremajaan pohon pala, yang buahnya merupakan komoditas unggulan Kabupaten Sitaro yang telah dikenal luas.

 

"Rata-rata usia pohon pala yang ada sudah sekitar 50 tahun dan sudah tidak produktif lagi, sehingga perlu ada peremajaan ke depannya,” ucapnya.

 

Sementara John Palandung menyatakan pemerintahannya bersama Evangelian Sasingen nanti jika terpilih adalah mengoptimalkan berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, kesehatan, kelautan, pertanian, pariwisata hingga infrastruktur.

 

”Program-program yang telah dilakukan pemerintahan saat ini akan kita lanjutkan jika memang dipercaya oleh rakyat,” tambah Palandung.

 

 

RR-RT OPTIMIS

 

Optimisme membuncah di tubuh duet Ronal Takarendehang dan Jutixel Parera (RR). Kesiapan untuk maju bertarung di arena pesta demokrasi jadi garansi.

 

"Saya bersama tim pemenangan sudah sangat siap. Secara mental maupun materil saya sangat siap dan optimis untuk bertarung di pilkada Sitaro," tandas Takarendehang.

 

Ever Liempepas, salah satu tim kampanye Paslon RR mengatakan, pasangan ini terus mendapat dukungan luas dari masyarakat Sitaro.

 

“Pasangan Takarendehang-Parera hadir sebagai pertanda rakyat butuh pemimpin baru yang lebih pro rakyat. Ronal cukup merakyat dan rendah hati. Sedangkan Parera diyakini mampu mengimbangi Ronal,” katanya.

 

Sementara itu, pengamat politik dan juga tokoh muda Siau, DR Mister G Maru M.Hum, menanggapi posisi terakhir elektabilitas para bakal calon di Pilkada Sitaro. Diakui, kekuatan mulai mengerucut ke kandidat tertentu namun semua kemungkinan masih bisa terjadi.

 

"Meskipun pasangan YES-JO berada pada posisi di atas, itu belum jaminan. Sebab bisa saja sampai hari H-nya disalip oleh pasangan lain. Jadi, tugas berat untuk pasangan YES-JO dan juga PDIP untuk mempertahankan posisi ini. Sebaliknya pasangan BERLIAN dan SAMA serta RR akan berusaha terus untuk menduduki peringkat pertama," ulas Maru.

 

Ia menjelaskan, di sisa 3 bulan menjelang Pilkada ini sebaiknya para calon mempersiapkan diri sebaik mungkin serta mempersiapkan program dan visi misi untuk dijual ke masyarakat.

 

"Sebab masyarakat nanti akan menilai siapa visi misi yang paling bagus untuk Kabupaten Kepulauan Sitaro maka dialah yang akan dipercayakan masyarakat," terang Maru yang juga dosen Unima ini. (haman)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado