Bupati Minsel Christiany Paruntu dan Kepala Badan Kesbang, Benny Lumingkewas, saat ikut Rakornas penanganan konflik sosial di Jakarta, Rabu (15/3) kemarin.(foto:ist)

Minsel Terdepan Bentuk Tim Penanganan Konflik Sosial

Tetty Hadiri Rakornas di Jakarta

 

Amurang, MS

Misi Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Paruntu menjadikan daerah ini terdepan, sedikit demi sedikit mulai tercapai. Terbukti, sejumlah program pemerintah pusat, telah dilaksanakan di Kabupaten Minsel, meski di daerah lain belum. Salah satunya adalah pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial.

Seperti dijelaskan Tetty, sapaan akrabnya, dia telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial. Tim ini bertugas untuk mengantisipasi konflik, serta meredakan konflik, jika itu sudah terjadi. "Kita sudah punya Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial. Bahkan, SK-nya sudah diterbitkan," aku Tetty, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, Rabu (15/3) kemarin, di Hotel Bidakara, Jakarta.

Bupati Minsel, serta semua bupati dan wali kota se-Indonesia, diundang untuk mengikuti Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, di Jakarta, kemarin. Kegiatan berskala nasional ini dibuka Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo. Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakapolri, Aster Pangab, Deputi II Badan Intelijen Nasional (BIN), Bappenas, juga Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.

Dari Kabupaten Minsel, ikut mendampingi Tetty, Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Drs Benny Lumingkewas. Dikatakan Lumingkewas, Minsel memiliki satu langkah lebih maju dibandingkan dengan daerah lain, sebab Minsel telah memiliki SK Bupati penbentukan tim terpadu penanganan konflik sosial. "Dalam Rakornas ini dibahas soal penanganan konflik sosial secara nasional. Dari beberapa daerah yang ikut Rakornas, baru Kabupaten Minsel yang telah ada SK Bupati soal pembentukan tim terpadu penanganan konflik," kata Lumingkewas.(rul mantik)

Banner Media Sulut

Komentar