Steven Kandouw

OD-SK Sambut Baik Masukan Legislator

Manado, MS

Sederet masukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) disambut baik kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK). Kritik maupun saran yang dilayangkan, dipandang bisa menata langkah roda pemerintahan ke depannya.

Wakil Gubernur Steven Kandouw berharap, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulut segera menyimpan setiap masukan DPRD. Selanjutnya dijadikan bahan menyusun rencana kerja. "RKA (Rencana Kerja Anggaran) 2019 sudah mulai disusun. Kemudian APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) 2018. Catatan yang disampaikan, memang ada yang sebagian yang jadi kewenangan kabupaten kota. Tapi tak apa-apa. Silahkan sampaikan," tutur Wagub saat mengikuti rapat paripurna dalam rangka mendengarkan penyampaian laporan hasil reses pertama anggota DPRD Sulut, Selasa (5/6).

 

"Yakinlah apa yang disampaikan dan dihasilkan DPRD sangat diperlukan untuk menyusun langkah strategis selanjutnya. Masukan dari DPRD sangat diperlukan. Apalagi hasil reses. Ini harus kita laksanakan. Karena reses itu sah dalam menjaring aspirasi masyarakat," sambung dia.

Hasil reses tersebut baginya, harus sudah dikumpulkan. Seperti diketahui, hasil reses yang disampaikan wakil rakyat dari dapil Nustar ada catatan penting yakni soal pendidikan, baik bantuan langsung maupun beasiswa. "Memang betul infrakstruktur pendidikan kita piramid. SMS/SMP berbanding terbalik. Jadi tugas dan tanggung jawab kita bagaimana mengalokasikan anggaran ke Nusa Utara. Sedikit atau banyak, kita harus sediakan sarana pendidikannya," terangnya.

Daerah pemilihan (dapil) Bolaang Mongondouw Raya (BMR) ada aspirasi soal status RS yang harus ditingkatkan tipenya. "RS di Bolmong sangat penting. Kita sudah berikan bantuan. Tapi kita harus terus adakan bantuan dan kolaborasi dengan pemerintah di daerah. Mudah-mudahan akhir tahun akan diresmikan," sambungnya.

 

Kemudian wakil rakyat dari dapil Manado menyampaikan aspirasi terkait status tanah. Kandouw menjelaskan, sekarang ini sudah diidentifikasi lebih lanjut. Rencana 7 Juli Pak Presiden datang dan berikan sertifikat kepada korban bencana. “Ini memang harus berhati-hati soal status pemilikan tanah," ujar Wagub.

 

Di Bitung sendiri dikeluhkan soal nasib nelayan dan dapil Minahasa-Tomohon, soal infrakstruktur. Ada jalan nasional yang sudah mendesak untuk diperbaiki. "Kadis PU harus catat dan pikirkan cari solusi. Contoh jalur Tomohon-Manado. Sekarang sudah malam waktu 1 jam lebih. Begitu juga untuk bantuan pertanian, perikanan, perkebunan. Konteks ini penyalurannya akan melibatkan anggota DPRD per dapil. Jangan sampai terkesan reses tak berguna. Karena hasilnya tak terakomodir. Semua harus terakomodir," tandas Wagub.

Dapil Minsel-Mitra menyorot soal harga komoditas andalan yaitu kopra. Akan hal itu, Wagub berterima kasih kepada DPRD karena sudah berikan masukan pada. "Terima kasih, penyampaian hasil reses yang menjadi catatan untuk kami. Saya berharap, koordinasi, kerja sama, konsultasi akan terus dilaksanakan demi kesejahteraan rakyat Sulut," tutup Wagub. (sonny dinar)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.