Mercy Umboh

Oknum Hakim TUN, Divonis Pemberhentian Tetap

  • MKH Sepakat Dengan Rekomendasi Sanksi KY

Manado, MS

Vonis pemberhentian tetap disertai hak pensiunan, menancap pada oknum Hakim Tata Usaha Negara (TUN) Kota Jambi berinisial EP. Dirinya terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) karena melakukan perselingkuhan.

Dengan demikian ketua Majelis Hakim Sukma Violetta yang memimpin persidangan Majelis Kehormatan Hakim (MKH), sepakat dengan rekomendasi sanksi yang diajukan Komisi Yudisial (KY).

Juru Bicara KY Farid Wajdi melalui Kepala Kantor Penghubung KY Sulawesi Utara (Sulut), Mercy Umboh dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan tentang penjatuhan sanksi ini. Ditegaskannya, KY mencoba untuk tidak terlalu banyak berwacana di publik tentang ‘keras’-nya penegakan etika pada profesi hakim.

"KY memilih untuk bertindak langsung dengan hasil nyata. Hal ini merupakan upaya KY dalam menegakkan kemuliaan profesi hakim. Kesalahan atau pelanggaran sekecil apapun tidak bisa dibenarkan serta harus selalu dianggap layak untuk diberikan hukuman yang menjerakan," jelas Umboh mengutip pernyataan jubir KY, Selasa (19/12).

Sekadar informasi, agenda persidangan ini dilaksanakan secara tertutup. Adapun susunan MKH yaitu Sukma Violetta (Ketua Majelis) dengan anggota-anggota yaitu Maradaman Haharap, Joko Sasmito, Farid Wajdi yang mewakili KY. Sementara dari Mahkamah Agung diwakili oleh Yulius, Hamdi dan I Gusti Agung Sumanatha. (rhendi umar)

 


Komentar