Harianto Suratinoyo

Oknum Legislator Minsel Terancam Dipecat

Amurang, MS

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD), bakal jadi ‘tumbal’ Narkoba. Jika terbukti mengkonsumsi barang haram itu, karir politik oknum wakil rakyat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), kans tamat. Warga pun menunggu perkembangan selanjutnya.

Informasi adanya oknum legislator Minsel yang tersangkut kasus Narkoba, terus merebak. Kendati belum ada pernyataan resmi dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), namun kabar tersebut telah tersiar di Minsel. Sejumlah tokoh masyarakat dan politisi pun angkat bicara.

Menurut warga, tidak etis jika seorang anggota DPRD mengkonsumsi Narkoba. Sebab, anggota DPRD adalah wakil rakyat, yang harus memberikan contoh yang baik bagi warga. "Seharusnya kan, seorang anggota legislatif menjadi teladan bagi masyarakat. Bagaimana jadinya jika sosok yang menjadi teladan itu ternyata adalah pengguna Narkoba. Rusaklah daerah kita," ketus Taufik Tumbelaka, pengamat politik dan kemasyarakatan Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (9/8).

Kata Tumbelaka, jika memang benar kabar soal penangkapan anggota DPRD karena kasus Narkoba, sebaiknya mengundurkan diri. "Menurut saya jika memang benar, sekali lagi, jika memang benar tersangkut kasus Narkoba, sebaiknya mengundurkan diri. Namun praduga tak bersalah harus kita junjung tinggi," terang Tumbelaka.

Informasi beredar, legislator yang telah diamankan Polisi itu, adalah salah satu anggota Fraksi Gerindra di DPRD Minsel. Namun, saat informasi ini dikonfirmasi melalui Ketua Fraksi Gerindra, Hariyanto Suratinoyo, dia mengaku telah mendengar, namun baru sebatas informasi. "Kami belum mengetahui sejauh mana kasus tersebut. Kami juga tidak mengetahui apakah anggota fraksi kami  tersebut ditahan atau tidak. Nantilah kalau sudah ada informasi yang lebih akurat kami akan memberikan keterangan. Tapi sekarang belum bisa, jadi tunggu saja dulu perkembangannya," terang Suratinoyo yang akrab dipanggil Ryan.

Ketika ditanyakan sikap partai Gerindra bila ada anggotanya terseret kasus narkoba, menurutnya akan ada sanksi berat. Namun untuk sampai ke arah tersebut, harus ada putusan hukum tetap.  "Seluruh anggota apalagi legislator, sudah diikat janji tidak terjerat Narkoba. Jadi kalau ada yang terkena maka sanksinya pasti berat. Tapi sekali lagi itu baru bisa diputuskan bila telah ada putusan hukum tetap. Tunggu saja prosesnya, kan setahu saya kasus ini sudah pernah terjadi di Manado. Makanya kita lihat perkembangannya lebih lanjut," kuncinya.(rul mantik)

Banner Media Sulut

Komentar