Kasat Lantas, AKP Rudi Repi saat menilang pengendara mikro yang memasang toa (pengeras suara) di kendaraannya.

Operasi Keselamatan Hari ke-3, Polres Minahasa Jaring Ratusan Pelanggar Lalin

Tondano, MS
Kesadaran masyarakat pengguna jalan dalam hal menjaga keselamatan jiwa terbilang masih minim. Terbukti, dari waktu ke waktu jumlah pelanggar lalulintas (lalin) yang terjaring dalam razia aparat kepolisian tetap banyak.
Seperti yang tersaji dalam Operasi Keselamatan 2018 di wilayah hukum Polres Minahasa. Memasuki hari ke-3 operasi, ratusan pengendara baik roda dua maupun roda empat kedapatan melanggar aturan. 
 
"Tiga hari ini kami terpaksa menilang sekitar lima puluh pengendara dengan berbagai alasan. Ada yang tidak menggunakan helm, maupun kendaraan tidak layak jalan," papar Kasat Lantas Polres Minahasa, AKP Rudi Repi, Rabu (7/3).
 
Dari jumlah tersebut, Repi menyebut pengendara roda dua lebih mendominasi angka pelanggaran lalin. "Sekitar 70 persen itu roda dua, yakni pengendara sepeda motor. Sisanya kendaraan roda empat," timpalnya.
 
Namun kata dia, jumlah pengendara yang kena tilang masih sedikit dibanding teguran yang dilayangkan. Sebab pada operasi tersebut, pihaknya fokus untuk memberi teguran pada pelanggar lalu lintas.
 
"Teguran yang disampaikan mencapai sekitar 100 pengendara katena pada operasi kali ini kami intensifkan teguran dibanding sanksi. Kecuali sanksi berat misalnya tak dilengkapi surat kendaraan maka harus kami tilang," kata Repi.
 
Adapun titik-titik pelaksanaan razia meliputi tempat-tempat yang sering terjadi laka lantas serta di kawasan tertib lalulintas.
 
"Operasi keselamatan yang dicanangkan pak Kapolri mencakup 4 pilar yaitu berkeselamatan jalan, berkeselamatan manusia, berkeselamatan kendaraan dan pos crash (penanganan pasca insiden laka lantas). Dimana melalui operasi keselamatan 2018 ini, Polri terpanggil untuk sebuah tujuan mulia yaitu menurunkan angka kecelakaan lalulintas," paparnya.
 
Dia pun berharap masyarakat agar merubah cara berpikir bahwa razia yang dilakukan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan pengendara. "Kan sering stigma masyarakat seperti itu, padahal tidak benar. Malah sebaliknya kami berkerinduan supaya angka lakalantas bisa berkurang dengan rutinnya operasi lalulintas," jelas Repi.
 
Sinergitas dengan lintas instansi terkait juga diharapkan dapat terlaksana dengan baik sehingga sasaran utama Polri untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.
 
"Kolaborasi yang baik perlu dilakukan antara Polres dengan Dinas Perhubungan, Dinas PU, dan Dinas Kesehatan. Supaya setidaknya data yang ada pada kami bisa sinkron dengan data di masing-masing instansi tersebut," pungkasnya. (jackson kewas)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado