Jeffrey Sorongan

PAMI Sulut Kecam Lambannya Proses RUU Teroris

Manado, MS

 

Fenomena teror yang terjadi di Indonesia belakangan ini, diduga kuat karena regulasi belum terbentuk maksimal. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD PAMI-Perjuangan Sulut, Jeffrey Sorongan langsung angkat suara.

“Anggota DPR RI harus mempercayakan sepenuhnya pada Polri terkait penanganan teroris. Jangan lagi membuat dilematis dengan mempersoalkan HAM. Namanya teroris harus ditindak tegas,” tanggap Sorongan, Minggu (13/5) kemarin.

Lebih dari itu, Sorongan juga menyingung bahwa aksi teroris di Mako Brimob dan Surabaya harus ditindak tegas. “DPD PAMI-Perjuangan Sulut sangat mengutuk keras aksi tersebut. Tembak mati teroris jangan dibiarkan hidup,” tegasnya..

Bahkan, Sorongan menilai jika revisi Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme terus diperlambat prosesnya, ke depan bisa membuka peluang untuk lebih banyak makan korban.

“DPR RI harus bijaklah, jangan membuat korban jiwa menjadi bertambah banyak. RUU tersebut mendesak segera disahkan. Agar Polri memiliki acuan regulasi dalam menghadapi teroris,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, jika mengacu pada aturan yang lama, saat ini Polri hanya diberikan ruang untuk menindak teroris atau kelompoknya jika sudah terjadi aksi. Tak heran kalau Polri kesulitan memberikan penanganan maksimal terhadap aksi teroris yang selama ini bergerilya di Indonesia. (tr-2)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.