Ferdinand Mewengkang

Para Residivis Harus Ada Penanganan Khusus

Manado, MS

Tindak pemerkosaan dan pembunuhan di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa jadi sorotan publik. Kasus yang dilakoni pelaku tersangka berstatus residivis ini, turut memantik reaksi legislator gedung cengkih.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Ferdinand Mewengkang menyampaikan, oknum yang baru saja bebas dari hukuman harusnya ada perhatian. Pasca menjalani hukuman, perilaku setiap hari para residivis  diharapkan perlu ada pengawasan khusus ketika balik ke masyarakat. Hal ini supaya bisa membendung sang pelaku mengulang perbuatannya lagi. "Pasca menjalani hukuman, harus ada penanganan khusus terhadap para residivis," tegas  politisi Gerindra itu, Senin (13/3), di ruang kerjanya.

Masalah penting yang mestinya diseriusi pula, bentuk pembinaan bagi para pelaku kriminalitas saat menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan. Perlu adanya cara agar mereka tidak mengulanginya ketika kembali di masyarakat. "Harus benar-benar tepat bentuk pembinaan bagi para pelaku kejahatan saat menjalani masa hukuman. Agar saat selesai masa hukuman dan kembali ke masyarakat, mereka tidak akan melakukan hal serupa yang menyebabkan mereka berurusan dengan hukum lagi," tutur dia.

Mewengkang menambahkan, faktor keamananan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah kelurahan/desa serta seluruh masyarakat. Bagi dia, sistem keamanan lingkungan (Siskamling) baiknya ditingkatkan lagi. “Pemerintah desa dan kelurahan harus mengoptimalkan pengamanan lingkungan, dengan memfungsikan lagi pos kamling yang ada. Masyarakat juga harus ikut proaktif menjaga keamanan dan lebih hati-hati terutama harus menghindari hal-hal yang berpotensi atau memancing terjadinya kejahatan," harapnya.

Kinerja aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam menjaga keamanan. Ia mengangkat jempol beberapa tim khusus keamanan yang akhir-akhir ini dibentuk, demi menangkal kriminalitas, seperti Baracuda, Paniki, Macan dan lainnya. “Juga kepada TNI yang menugaskan personilnya hingga ke desa dan kelurahan atau yang disebut Babinsa yang selalu berpatroli," ujar Ferdinand seraya berharap kegiatan patroli dapat lebih intens dilakukan. (arfin tompodung)

 

Banner Media Sulut

Komentar