PAUD di Bolmong Banyak Masalah


Lolak, MS

 

Kebaradaan Lembaga Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang dibawah pengawasan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), diduga ada yang fiktif. Disinyalir, salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) yang berlokasi di Desa Motabang diduga tidak ada, namun tetap menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

 

Hal ini terungkap saat Komisi III dibawah pimpinan Masri Daeng Massenge melakukan hearing kepada pihak Disdik Bolmong terkait adanya dugaan intervensi dana BOP PAUD 2017, belum lama ini.

Saat hearing berlangsung, Ketua Komisi III DPRD Bolmong Masri Daeng Masenge, mempertanyakan keberadaan empat PAUD yang berlokasi di Desa Motabang Kecamatan Lolak, kepada Kepala Seksi (Kasi) PAUD Petronela Tutkey.

 

“Coba ibu katakan, dimana lokasi keempat PAUD ini yang telah tercatat di RKA. Karena ada salah satu yang ibu sebutkan tadi tidak ada di desa tersebut. Saya kebetulan tinggal disana. Jadi saya tahu persis, keberadaan desa tersebut. Ketiga PAUD yang ibu sebutkan itu memang ada, tetapi yang satu ini kami tidak tahu sama-sekali,” tanya Masri.

 

Dikatakan Masri, untuk agenda hearing selanjutnya pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait agar supaya permasalahan yang selama ini dapat menemukan titik temu.

 

“Yang pasti kami akan mengundang distributor, karena kami ingin memastikan isu pemotongan dari dinas yang sedang berkembang itu benar atau tidak. Setalah itu kami akan mengagendakan Kunjungan Kerja ke Jakarta di instnasi terkait dengan didampingi pihak Dinas Pendidikan Bolmong, entah pak Kadis atau ibu Petronela selaku Kepaka Seksi PAUD Bolmong,” jelasnya.

 

Sementara, Wakil Ketua Komisi III Tony Tumbelaka menambahkan, jangan-jangan PAUD tersebut tidak ada namun hingga sekarang ini masih menerima BOP.

 

“Karna sudah kami telusuri tidak ada PAUD yang ibu sebutkan itu, setahu kami Cuma tiga PAUD, kenapa di RKA ada empat. Karena beberapa fakta dilapangan yang saya dapat, ada PAUD yang ketika mengurus proses persyaratan untuk menerima bantuan, PAUD yang tidak ada siswa tersebut meminjam siswa di PAUD yang lain. Setelah itu di foto Kepala PAUD bersama siswa. Ini yang takutnya terjadi di Desa Motabang,” beber Tumbelaka.

 

Sementara itu, Kasi PAUD Petronela Tutkey saat menjawab beberapa pertanyaan yang dilayangkan  kedua Aleg ini terlihat kelabakan. Sesekali dia mengambil kertas yang berada di tasnya yang diletakan dibawah meja.

 

“Itu tidak benar, kami pastikan TK tersebut ada. Karena sebelumnya kami sudah membuat komitmen, jika PAUD tidak jalan dan menerima bantuan, uang tersebut harus dikembalikan,” ungkapnya.

 

Ketika di konfirmasi usai hearing terkait nama PAUD sekaligus letak keberadaan TK yang dimaksud, Petronela beralasan dirinya sudah tidak memegang data. "Saya sudah lupa namanya, saya tidak memegang berkas. Nanti saya lihat lagi berkasnya,” tandasya. (endar yahya)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado