Pelayanan Publik Berbasis Elektronik Dikembangkan

Kotamobagu, MS
Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mengupayakan pengembangan pelayanan publik dengan penerapan elektronik. Menurut Kepala Diskominfo Kotamobagy, Ahmad Yani Umar, Pemkot saat ini masih terus berinovasi dan mengembangkan sistem pemerintahan berbasis elektronik, terutama aspek layanan publik yang dimaksudkan untuk mewujudkan pelayanan yang efektif, efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Kita terus mengembangkan pelayanan publik dengan penerapan elektronik, dengan tujuan agar pelayanan bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap Yani, Rabu (21/3) kemarin.

Yani menambahkan, penerapan elektronik dalam pengembangan pelayanan publik tidak lepas dari evaluasi pemerintah pusat. Namun, evaluasi ini menjadi penting agar penerapan teknologi terarah.

“Barusan ada evaluasi dari pemerintah pusat. Ini perlu dilakukan untuk mengukur indikator kepuasan masyarakat (IKM) terhadap layanan publik yang dilaksanakan pemerintah. Evaluasi ini juga menjadi ajang sharing pemerintah daerah seluruh indonesia dalam peningkatan layanan publik di masing-masing pemerintahan. Kota Kotamobagu sendiri, hingga 2018 ini selain perluasan cakupan infrastruktur jaringan, juga terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai layanan publik berbasis TIK untuk lebih memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan IKM kita,” ungkap Yani.

Sebelumnya digela evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) oleh Kemenpan RB bekerjasama dengan 5 perguruan tinggi, yakni Universitas Indonesia, Politeknik Elektronika Surabaya, Universitas Telkom, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, dan Universitas Gunadarma. Evaluasi yang digelar di Jakarta ini dihadiri peserta pada gelombang pertama berjumlah 128, dari total peserta 620 kementerian, lembaga, instansi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota se-Indonesia.(yadi mokoagow)


Komentar