Ricky Laloan

Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Jangan Tumpang Tindih

Tondano, MS
Seiring meningkatnya jumlah alokasi anggaran pembangunan di tiap desa, aparatur pemerintahan desa diminta untuk lebih mengoptimalkan sasaran pengerjaan proyek infrastruktur yang ada. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Infrastruktur Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, Ricky Laloan SH, dalam wawancara di ruang kerjanya, Selasa (6/3).
 
"Supaya tidak terjadi tumpang tindih sebaiknya aparatur pemerintah desa yang berwenang dalam menentukan sasaran pembangunan harus membuat pemetaan lokasi yang ideal untuk pengerjaan proyek. Sebab anggaran yang masuk ke desa kan ada beberapa pintu, baik yang tertata di APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun dana bantuan dari pemerintah pusat," kata Laloan.
 
Pemetaan lokasi yang tepat merupakan aspek yang penting untuk mendorong kemajuan pembangunan desa. Selain itu akan mampu mewujudkan program pembangunan infrastruktur desa yang terarah dan tepat sasaran.
 
"Jadi saat anggaran infrastruktur dari kabupaten turun ke desa setidaknya sudah ada lokasi pembangunan yang tersedia. Begitu juga saat anggaran dari provinsi atau pusat dikucurkan, maka ada lokasi lain yang sudah ditentukan. Intinya baik lokasi maupun penganggaran harus tepat sasaran. Dengan demikian tidak akan terjadi tumpang tindih dalam pengerjaan proyek infrastruktur desa," paparnya.
 
Selain mengoptimalisasi pembangunan infrastruktur pedesaan, penentuan lokasi pekerjaan yang tepat juga akan memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat di tiap desa. "Tentunya ketika pembangunan infrastruktur dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan desa, maka masyarakat tentu akan merasakan dampak positifnya yaitu peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," sebut Laloan.
 
Untuk memberikan pemahaman kepada aparatur desa terkait hal tersebut, maka dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait di desa, baik Hukum Tua (Kumtua) maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
 
"Rencananya tanggal 15 Maret mendatang kita akan melakukan sosialisasi tentang pemerataan infrastruktur pedesaan. Kita akan mengundang Kumtua dan LSM untuk diberi pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana mengoptimalkan infrastruktur desa melalui pembangunan yang tepat sasaran," pungkasnya. (jackson kewas)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.