Sehan Landjar

Pemberian TKD Bakal Ditinjau Kembali

Tutuyan, MS

Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar dalam kesempatan beberapa pekan kemarin dihadapan beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Wartawan menjelaskan bahwa dirinya akan terus melakukan evaluasi menyangkut kinerja dari seluruh Aparatur Sipil
Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemerintah Daerah Boltim.
“Bila dalam evaluasi ditemukan adanya ketidakmaksimalan dalam kinerja dari ASN, maka selaku Bupati saya akan meninjau kembali menyangkut keberadaan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), karena TKD adalah sebuah kebijakan, bukan sebuah keharusan,” ujarnya.
Sehingga, lanjut Lanjar kepada seluruh ASN diharapkan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik selaku abdi Negara dan abdi masyarakat.
“Bila hal itu tidak dilaksanakan secara maksimal, maka saya tidak akan segan-segan untuk meniadakan yang namanya TKD, karena TKD adalah kebijakan dari kami selaku Bupati,” jelasnya lagi.
Menurutnya, untuk besaran TKD setiap tahun berjalan di lingkungan Pemda Boltim mencapai kurang lebih 35 miliar, sehingga hal ini tentunya harus menjadi perhatian dari seluruh ASN untuk bekerja secara maksimal. “Jangan sampai hal itu akan berdampak terhadap ditiadakannya TKD,” jelasnya lagi.
Sementara itu sejumlah pimpinan SKPD berharap agar keberadaan TKD untuk tetap dipertahankan.

“Kami berharap, kiranya keberadaan TKD untuk tidak ditiadakan, walaupun disisi lain kami memahami dan menyadari bahwa TKD adalah sebuah kebijakan,” ujar sejumlah pimpinan SKPD yang enggan namanya dikorankan.
Menanggapi hal itu, salah satu tokoh masyarakat Ismail Mokodompit berharap agar Bupati Sehan Landjar memberlakukan adanya TKD di lingkungan Pemda Boltim.

“TKD harus ada karena ini sebagai sala satu tambahan pendapatan ASN di lingkungan Pemda Boltim, walaupun disisi lain umumnya banyak pimpinan SKPD yang sering mengeluh susah,” tutupnya. (Pusran Beeg)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.